Bagikan sekarang

Di INAIFAS Kencong, ada banyak mahasiswa yang membiayai kuliahnya dengan berwirausaha. Mereka menanggalkan gengsi dan bekerja keras di tengah padatnya jadwal perkuliahan.

Melihat kenyataan ini, Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Sedekah (UPZIS) INAIFAS tidak berpangku tangan. Lembaga nirlaba ini kembali menyalurkan bantuan permodalan bagi mahasiswa wirausahawan ini.

Rabu (10/11), dalam acara Maulidurrasul dan Harlah INAIFAS ke-23, UPZIS kembali memberi tambahan modal ini.

Kali ini, ada tiga mahasiswa yang beruntung. Noval Kurniawan, mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah semester V. Dia selama ini berjualan es, melanjutkan usaha orangtuanya. Dengan cara ini dia membiayai kuliahnya.

“Saya sangat senang dengan bantuan modal ini. Sangat membantu kami mengembangkan usaha dan membuat kami termotivasi untuk kuliah dan bekerja,” kata Noval.

Bantuan modal lainnya diberikan kepada pasangan suami istri. Yulifan Adi Anggara dari Prodi PAI angkatan 2017 dan istrinya, Siti Nur Baiti, mahasiswi Prodi ES angkatan 2019. Yulfian jika pagi menjadi sekuriti di SMP Semboro. Jika sore hingga malam, dia bersama istrinya berjualan pentol di alun-alun Tanggul, Jember.
Prosesi penyerahan bantuan kewirausahaan ini diserahkan oleh Bapak Mohammad Dasuki, M.Pd.I, Warek III.

“Semuanya kita beri bantuan permodalan karena melihat kerja keras dan semangatnya belajar,” kata Gus Zuhairuzzaman, M.H., Ketua UPZIS INAIFAS.

Sebelumnya, UPZIS INAIFAS juga memberikan bantuan permodalan bagi Alex, mahasiswa Prodi ES yang berjualan telor gulung keliling, dan Misbah, mahasiswa Prodi AHS yang berwirausaha dengan membuat rengginang. (adm.)

Baca juga  BEM INAIFAS, Gelar Dialog Kebudayaan dan Pelantikan pengurus UKM.