Bagikan sekarang

Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset (PkM-BR) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong yang bertempat di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember, menjadikan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Bimbingan Belajar (Bimbel) sebagai program utama.

Hal tersebut diwujudkan sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat Desa Puger Kulon dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Tema pendidikan menjadi fokus proker posko 19 Puger Kulon tentu setelah melakukan identifikasi problem, baik melalui interview dengan tokoh masyarakat atau dengan perangkat desa Puger Kulon. Dan alhasil identifikasi tersebut membuahkan hasil, ternyata yang menjadi problem besar adalah terkait dengan pendidikan.

Sebagaimana sudah diketahui, pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Inaifas pada tahun ini lebih menitikberatkan pada program SDGs (Sustanaible Development Goals) salah satunya adalah pendidikan berkualitas.

Pendidikan Al-Quran dalam kegiatan ini dilaksanakan empat kali dalam satu pekan, sedangkan bimbingan belajar dilaksanakan tiga kali dalam satu pekan pada sore hari sekitar satu jam. Kegiatan tersebut untuk sementara diikuti oleh kurang lebih 15 anak, terdiri dari siswa-siswi SD, MI, dan SMP yang rata-rata bermukim di Kampung Nelayan Tangguh Desa Puger Kulon.

Khotibin, selaku Ketua RT Kampung Nelayan Tangguh sangat bergembira serta berterimakasih kepada mahasiswa PkM-BR posko 19 karena telah melaksanakan kedua program tersebut tepat di kampungnya, mengingat di perkampungan tersebut masih belum ada lembaga pendidikan, baik formal maupun non formal.

Bahkan, dia berharap kampungnya tidak hanya sekadar menjadi kampung nelayan, tapi juga menjadi kampung qur’ani. Tidak hanya ditempati oleh penduduk nelayan, tapi juga menjadi tempat tinggal orang-orang yang hafal sekaligus paham isi Al-Qur’an. Anak-anak yang tinggal di kampung tersebut harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menuju tempat sekolahnya.

Baca juga  "INAIFAS MELEK POLITIK" Peran Mahasiswa Dalam Mengawal PEMILU

Pada pertemuan pertama, kegiatan lebih fokus kepada perkenalan mahasiswa dan seleksi untuk mengetahui tingkat pemahaman terhadap materi pelajaran yang masih dirasa sulit. Oleh karena itu, kegiatan bimbingan belajar dilakukan untuk memberikan pembelajaran terhadap materi yang belum dipahami.

Sedangkan untuk pembelajaran Al-Qur’an diklasifikasikan sesuai dengan tingkat penguasaan mereka terhadap buku Iqra’ dari jilid satu sampai jilid enam.

Mahasiswa PkM-BR posko 19 berharap program tersebut terus berlanjut setelah pengabdian ini berakhir. Dan, untuk menanggulangi hal tersebut mahasiswa posko 19 telah melakukan sosialisasi dengan berbagai pihak mulai dari tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga menggandeng Muslimat dan Fatayat NU Puger Kulon.

Sosialisasi dilaksanakan tidak hanya sebatas mencari siapakah yang akan melanjutkan program tersebut, tapi juga mendorong kepada semua pihak untuk kesediannya mendukung dan memberikan sumbangsih program tersebut baik dengan harta, tenaga, dan pikiran, sehingga kelak di akhirat hasilnya bisa dirasakan bersama.


Laporan Posko 19 Desa Puger Kulon. DPL: Nanang Budianto, M.Pd.I