Location,TX 75035,USA
+1234567890
info@yourmail.com

Prodi ES Diskusikan Revolusi Industri 4.0 dan Dampaknya Terhadap Perbankan Syariah

Prodi ES Diskusikan Revolusi Industri 4.0 dan Dampaknya Terhadap Perbankan Syariah

Kamis, 11 April 2019, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Ekonomi Syariah (ES) INAIFAS Kencong Jember menggelar seminar Nasional bertajuk “Eksistensi Perbankan Syariah di Era Industri 4.0”.

Muhammad Riza Azizy, M.IEB, salah satu narasumber, menjelaskan apabila revolusi industri 4.0 dapat menyebabkan hilangnya privasi seseorang. Satu hal yang sudah pasti bahwa revolusi industri 4.0 telah datang di tengah-tengah kita dan kita tidak mungkin lagi menolak untuk menghindarinya.

“Proses ini akan terus berjalan dan kita pun harus berupaya selektif untuk menepis dampak negatifnya. Sedangkan ekonomi Islam atau ekonomi syariah di Indonesia sekarang sedang menjadi perhatian masyarakat. Banyak bank besar yang ikut membentuk unit usaha syariah.” kata anggota dewan pengawas Syariah pada PT. Pacific Capital Investment (Reksa Dana Syariah) dan PT. Vasham Kosa Sejahtera (Modal Ventura Syariah) tersebut.

Lebih lanjut, dalam soal keuangan Syariah, pria yang akrab disapa Gus Reza itu menjelaskan apabila lembaga keuangan beberapa tahun terakhir memberikan atensi yang luar biasa terhadap ekonomi syariah. Sampai 30 November 2018, Aceh adalah satu-satunya daearah yang mengonvensikan Bank Pembangunan Daerah (BPD)-nya secara utuh menjadi Bank Aceh Syariah.

“Oleh karena itu, mahasiswa harus mempersiapkan diri untuk menghadapi perkembangan ini terutama menanamkan jiwa kemandirian sedari dini. Sebab di beberapa negara telah menggunakan robot sebagai ganti karyawan untuk memangkas biaya produksi.” katanya lebih lanjut.

Senada dengan hal tersebut, Uliyatul Mu’awwanah, M.E.I yang menjabat sebagai Kaprodi ES mengatakan bahwa sinergitas antara perkembangan zaman dan aspek kemandirian haruslah berbanding lurus. Sehingga Mahasiswa mampu menghadapi tantangan dengan baik terutama pada era Industri 4.0. mereka dituntut untuk mampu mengembangkan kreatifitas, inovatif dan mandiri dalam berwirausaha untuk menunjang perekonomian.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pembentukan pengurus HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Ekonomi Syari’ah. (Adm.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + fifteen =