Location,TX 75035,USA
+1234567890
info@yourmail.com

Memperingati HSN: PMII Rayon Tarbiyah INAIFAS Kencong Gelar Acara Do’a, Kesenian, Nobar & Diskusi Film

Memperingati HSN: PMII Rayon Tarbiyah INAIFAS Kencong Gelar Acara Do’a, Kesenian, Nobar & Diskusi Film

Kencong,  Kamis 24 Oktober 2019. Pukul 18.00 WIB (Bada Maghrib). Keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyah Kencong  Jember, yang terdiri dari para anggota, kader, maupun pengurus berkumpul seatap dan selangit bersama Masyarakat Dusun Ponjen  Kencong di halaman depan sekretariat Rayon. Adapun kegiatanya yaitu pembacaan Surat Yasin, Tahlil, Sholawat Asyghil, dan ditutup dengan doa. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang diadakan oleh Pengurus Rayon PMII Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Kencong – Jember. Doa-doa yang dibacakan tidak lain di khususkan kepada para muasis NU, PMII, dan para pejuang pendiri bangsa yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan NKRI.

Tidak hanya doa bersama, namun demi menarik minat masyarakat setempat untuk berkumpul di halaman sekretariat Rayon Tarbiyah guna menjalin ukhwah insaniyah, sekaligus dengan tujuan mengekspor sejarah kebangsaan dan pra-kemerdekaan Indonesia yang sebetul-betulnya, maka panitia juga membungkus kegiatan peringatan HSN 2019 dengan nonton bareng film “Sang Kiai” yang diakhiri dengan diskusi. Sebelum pemutaran film berlangsung, sahabat/i yang tergabung dalam Pagelaran Seni Anggota Rayon (PANSERT) menampilkan beberapa seni dan pertunjukkan seperti: musikalisasi puisi, tari-tarian, orasi kebudayaan, dan stand up comedy.

Abdus Shomad, selaku sekretaris umum pengurusan Rayon PMII Fakultas Tarbiyah menjelaskan, “Tidak lain dan tidak bukan, ini adalah sebuah kegiatan yang menurut saya tidak akan dapat kami lupakan. Dimana, kami bisa bergumul, bisa saling sapa, menjalin keharmonisan dengan masyarakat. Serta belajar kembali tentang kontribusi dan peran ulama bersama santri dalam mempertahankan NKRI”. Tutur pemuda yang memiliki perawakan agak tambun.

Sedang pemantik atau narasumber diskusi film tersebut tidak tanggung-tanggung, pemuda yang sudah memiliki sifat dan alur berfikirnya memang sesuai dengan arah apa yang akan di diskusikan. Pemantik pertama adalah M. Ridwan Khamid S.Pd.I, beliau adalah Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) PCNU Kencong, dimana dalam berjalannya diskusi beliau lebih mengacak-acak pesan dan kesan film Sang Kiai mulai dari yang tersurat hingga yang tersirat atau bahkan yang tidak terdokumentasi dalam film tersebut tadi. Misalnya, tentang keunikan KH. Abbas Buntet panglima Laskar Hizbullah yang diamanati Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyaari untuk memimpin perang di surabaya pada tanggal 9-10 November.

Dan pemantik kedua adalah Gandys Nanda I., Dia adalah ketua Rayon PMII Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Kencong – Jember. Dia lebih banyak menyinggung keterlibatan NU dalam peran politik, seperti yang dikemukakan oleh Greg Fealy, Ijtihad Politik Ulama. Ketika NU harus berurusan dengan rezim Jepang. Dia juga menjelaskan tentang kronologi sebelum dikeluarkannya fatwa resolusi jihad 22 Oktober 1945. Dan juga bagaimana para tokoh dan perannya didalam Film Sang Kiai seperti KH. Hasyim Asyari dan KH. Wahid Hasyim.

Sebenarnya kegiatan ini tidak berlangsung selama semalam saja. Tiga hari sebelumnya, menjelang acara memperingati HSN 2019 tersebut, pula diawali dan disemarakkan dengan lomba menulis essay dengan tema kesantrian. Yang alhamdulillah, terbaik pertama lomba tersebut diraih oleh mahasiswi INAIFAS prodi PGMI semester III, yaitu Sahabati Dewi Istiqomah. Dan semoga, acara yang diakhiri pemberian tali asih atau sertifikat kepada kedua pemateri tersebut dapat menarik girah pemuda dan (minimal) masyarakat sekitar untuk terus tidak memejamkan mata terhadap sejarah-sejarah perjuangan para Ulama dan pahlawan-pahlawan lainnya. Juga menumbuhkan sifat nasionalisme hingga tidak terpancing isu-isu yang bersifat perpecahan bangsa. (NA. Tohirin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten − ten =