Bagikan sekarang

Para penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) INAIFAS Kencong-Jember turut andil menjadi peserta dalam Pelatihan Non Institusional (MTU).

Program ini merupakan bagian pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keterampilan “Basic Office” yang akan berlangsung selama 20 hari. Peserta pelatihan tersebut juga berasal dari anggota Serikat Pengusaha Laskar Sholawat (SPLS) dan mahasiswa dari kampus lain.

“Pelatihan ini tidak hanya boleh diikuti oleh kalangan anak muda saja, tetapi juga orang tua. Tentu saja diperbolehkan karena zaman sekarang penggunaan media elektronik sudah menjadi hal yang lumrah di kalangan masyarakat terutama dalam lingkungan kerja” tutur ketua pelaksana diklat Bapak Saiful.

Di zaman yang cenderung mengutamakan otak daripada tenaga manusia, masyarakat khususnya generasi muda dituntut untuk berkreasi di bidang IT.

“Penguasaan alat-alat sekaligus pengetahuan mengenai IT harus dimiliki oleh seluruh generasi, karena dapat membuka jendela dunia,” begitu pemaparan dari Bapak Agus Suyitno, Perwakilan dari tim BLK sekaligus membuka acara tersebut pada kamis, 7 Oktober 2021, di aula PCNU Kencong.

Ginanjar Adi Saputra, staf rektorat INAIFAS yang menjadi koordinator mahasiwa penerima KIP, menjelaskan apabila puluhan penerima beasiswa yang dulu disebut Bidik Misi ini didorong untuk bisa mengembangkan potensi dan kemampuan berbasis teknologi.

“Eman-eman kalau sekadar punya hape dan laptop tapi tidak dikembangkan ke arah yang lebih positif.” katanya. (GAS)

Baca juga  Pengiriman DAI MAHASISWA INAIFAS Kencong Jember (angkatan ke-3)