Bagikan sekarang

Dasar pikir perguruan tinggi dipandang sebagai institusi independen, merupakan hal yang menguatkan pemahaman kita bahwa didalamnya terisi oleh para intelektual bangsa dan calon-calon pemimpin masa depan yang mempunyai spesifikasi keilmuan masing-masing.

Di kampus INAIFAS Kencong Jember ada mahasiswa Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Bahasa Arab, Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam, Hukum Keluarga Islam dan Ekonomi Syariah.

Tuntutan atau tanggung jawab ilmu pengetahuan yang didapatkan dari sebuah perguran tinggi membawa kita ke pertarungan sesungguhnya yaitu realitas dalam bermasyarakat nantinya.

Proses pembelajaran di sekolah-sekolah maupun di Perguruan Tinggi ditujukan untuk membekali diri agar dapat menjawab tuntutan yang ada di masyarakat pada umumnya yakni melalui transformasi keilmuan dapat tercipta pemberdayaan masyarakat, partisipasi aktif dalam proses pembangunan dan peningkatan taraf hidup berbangsa dan bernegara.

Yang menjadi tugas kita adalah mengamalkan ilmu yang didapatkan di kampus nantinya untuk kepentingan dalam bermasyarakat. Baik dalam hal ikut andil dalam memberikan tawaran solusi dari sebuah permasalahan yang dihadapi ataupun yang lain.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Sebagai mahasiswa kita mempunyai peran double, pertama sebagai kaum terpelajar yang kedua sebagi anggota dari masyarakat. Dalam strata sosial, mahasiswa berada di middle class antara kelas atas (Pemerintah) dan kelas bawah (Masyarakat). Oleh karena itu dengan sendirinya tanggung jawabnya juga menjadi lebih besar karena memainkan dua peran sekaligus.

Mahasiswa mempunyai kekuatan dalam daya nalar dan keilmuannnya dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. Namun, unsur penting dari ilmu dan daya pikir itu adalah entitas nilai moral yang harus dijunjung tinggi. Sebagaimana yang disampaikan oleh KH. Idham Cholid bahwa “ilmu bukan untuk ilmu, tapi ilmu untuk diamalkan”.

Baca juga  KERJASAMA DENGAN UPZIS INAIFAS, LAZISNU CABANG KENCONG BERI BANTUAN EKONOMI PRODUKTIF

Mahasiswa tugasnya bukan hanya sekedar untuk kuliah, mencatat pelajaran, mengerjakan laporan, pulang dan tidur. Tapi harus dipahami bahwa mahasiswa memiliki peran serta fungsi bagi masyarakat, negara dan almamater.

Setidaknya terdapat empat peran mahasiswa diantaranya adalah peran moral, peran sosial, peran akademik dan peran politik. Kesemuanya ini merupakan hal penting yang harus diejawantahkan oleh mahasiswa.

Peserta PDPK Putra

Selain memiliki peran, juga terdapat fungsi mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan), agent of social control (agen kontrol sosial) dan guardian of value (penjaga nilai-nilai di masyarakat) dan lain sebagainya.

Maka dari itu, mahasiswa adalah orang-orang yang beruntung dapat merasakan mengejar ilmu hingga bangku kuliah. Di luar sana banyak sahabat-sahabat kita yang belum punya kesempatan dan impian-impiannya hanya sebatas angan.

Peserta PDPK Putri

Sebagaimana kisah si Lintang, seorang anak jenius dalam Film Laskar Pelangi (2008). Lintang tiap pagi berangkat sekolah, dia mengayuh sepeda yang ukurannya lebih besar dari tubuh mungilnya, melewati puluhan kilometer, melewati hutan dan sungai yang berpenghuni buaya, hanya untuk satu tujuan, dia ingin duduk belajar, sesampainya di sekolah dia selalu menebarkan senyum indahnya kepada para sahabatnya di kelas, dia merasa bahagia, dia bisa sekolah.

Namun, pada akhirnya dia hanya bisa diam melepaskan mimpi-mimpinya, berhenti sekolah waktu kelas 6 SD dan rela bekerja menjadi tulang punggung keluarga karena ayahanda tercintanya meninggal dunia.

Kisah lintang merupakan secuil potret perjuangan meraih ilmu yang akhirnya kandas begitu saja, impian hanya impian, masih banyak lintang-lintang yang lain. Kita memang bukanlah lintang, kita adalah orang-orang pilihan yang telah dititipkan amanah oleh Allah untuk menjadi mahasiswa, kita patut bersyukur dan bersiap menjalankan amanah yang banyak masyarakat harapkan kepada kita.

Baca juga  Survey Lapangan : Beasiswa KIP Kuliah Siap Diberikan kepada Calon Mahasiswa

Penulis ucapkan, selamat datang di Kampus INAIFAS Kencong Jember. Selamat atas gelar mahasiswa yang sudah diemban. Manfaatkan kesempatan emas ini dengan baik.

Teringat sajak yang ditulis oleh Mahmud Kuncahyo dalam bukunya yang berjudul “Goresan Pena Aktivis Muda” kurang lebih seperti ini ;

“Para mahasiswa yang menginginkan momentumnya selama dalam dunia kampus benar-benar menjadi momentum yang bermakna, membuahkan prestasi dan juga menorehkan prasasti,

Generasi-generasi muda yang ingin mendarmabaktikan hati, jiwa, waktu, tenaga dan pikirannya untuk bergabung dalam barisan jalan cinta para pejuang sebagai seorang aktivis
penebar manfaat untuk umat,

Manusia-manusia peradaban yang masih tergerak hatinya untuk terus berkontribusi, mengabdi dan berbagi kebermanfaatan untuk sesama,

Para generasi-generasi muda yang jiwanya tengah tertidur, agar segera bangun, bangkit dan memberikan perbaikan untuk negeri”.

Jajaran Rektorat INAIFAS

Pendidikan Dakwah dan Pengenalan Kampus
INAIFAS Kencong Tahun 2021.