Bagikan sekarang

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Falah As-Sunniyyah (YPIAA) Kencong, Jember KH Ahmad Sadid Jauhari secara resmi melantik Rektor dan Wakil Rektor Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) periode 2022-2026 di aula Kampus setempat pada Sabtu (30/07/2022).

Ini merupakan periode kedua, Rijal Mumazziq Zionis kembali diamanahi menjadi Rektor yang memiliki julukan kampus dakwah ini.

KH Ahmad Sadid Jauhari berpesan ada dua hal yang harus menjadi prinsip dan visi dalam mengembangkan kampus Inaifas. Pertama, ia memberikan peribahasa ‘Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrahh’. Arti dari ungkapan tersebut adalah ‘Rukun membuat kuat sentosa, bertengkar membuat rusak’.

“Sing rukun meskipun terjadi perbedaan pendapat atau dalam mengambil sebuah kebijakan,” kata Kiai Sadid.

Pengasuh Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong ini melanjutkan, yang kedua adalah dirinya menginginkan kampus Inaifas tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi lembaga sosial dan lembaga dakwah.

“Alhamdulillah, sekarang sudah berdiri UPZIS wujud program sosial kemasyarakatan, ada program dai mahasiswa wujud sebagai lembaga dakwah,” ujarnya.

Diketahui, kegiatan ini sekaligus melantik para wakil rektor, diantaranya Wakil Rektor I (Bidang Akademik) Asnawan, Wakil Rektor II (Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan SDM) Akhmad Zaeni, Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama) Mohammad Dasuki. Selain itu, Wakil Rektor IV (Bidang Pengembangan Lembaga dan Sarana Prasarana) Zuhairuz Zaman.

Rektor Inaifas Jember Rijal Mumazziq Zionis mengungkapkan, dirinya sangat bersyukur atas amanah yang diberikan. Menurutnya kewajiban yang diembannya saat ini bukanlah hal yang mudah, meski demikian dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi Inaifas Jember dan masyarakat. 

“Alhamdulillah, terimakasih atas amanah yang kembali diberikan kepada saya bersama seluruh jajaran wakil rektor. Ini bukan hal yang mudah, tapi kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk kampus tercinta ini,” ungkapnya.

Baca juga  BEM INAIFAS Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Rijal menjelaskan, masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk meningkatkan kualitas kampus yang ia pimpin. Untuk itu dirinya meminta agar semua pihak civitas akademika Inaifas senantiasa bersinergi, berkolaborasi dan bekerja keras guna menggapai tujuan tersebut. 

“Masih banyak sekali PR yang harus dikerjakan, jadi saya meminta kepada seluruh civitas akademika untuk bekerjasama dalam membesarkan kampus ini,” ujarnya.

Lebih jauh ia menyampaikan kinerjanya selama kurang lebih lima tahun ini sudah berhasil mendirikan program Pascasarjana (S2) prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Tentu hal itu tidak terlepas kerja keras dan kekompakan seluruh civitas akademika dalam mengembangkan kampus tersebut.

“Terima kasih, mohon doanya agar kita semuanya diberi kesehatan, kemudahan serta amanah dalam memimpin lima tahu ke depan,” harap dia.

Direktur penerbit Imtiyaz Surabaya ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan lembaga yang telah menjadi partner Inaifas dalam hal keuangan, program beasiswa hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Terima kasih kepada Bank Jatim Kencong, Bank Syariah Indonesia Kencong, Yayasan Nurul Hayat Jember dan Surabaya, Yatim Mandiri Jember, NU Care Lazisnu Jawa Timur dan NU Care Lazisnu Kencong serta lembaga lainya telah menjadi rekanan Inaifas hingga saat ini,” tuturnya.

Disebutkan saat ini pihaknya telah mempersiapkan alih status dari institut menjadi universitas dan diketahui peralihan tersebut ditargetkan rampung pada 2023 mendatang.

Kegiatan pelantikan ini sekaligus peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al-Falah As-Sunniyyah KH Khoirruzad Maddah, Jajaran Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi) dan dosen serta tamu undangan lainnya.