Bagikan sekarang

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) tak henti-hentinya terus berupaya menumbuhkan minat jiwa kewirausahaan dikalangan anak muda Indonesia khususnya mahasiswa dalam rangka menghadapi bonus demografi. Para pemuda harus berfikir menjadi job creator bukan job seeker.

Apa yang sedang dikerjakan Kemenpora adalah dalam rangka mempersiapkan generasi muda, calon-calon pemimpin khususnya bagi para mahasiswa. Di era digital 4.0 ini tidaklah cukup jika hanya dibekali dengan pengetahuan akademik saja, tetapi harus ada tambahan bekal seperti jiwa kewirausahaan.

Hal itu disampaikan Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am saat membuka kuliah kewirausahaan pemuda bersama Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong Jember secara virtual dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, senin pagi. (06/9)

Lapangan pekerjaan semakin hari akan semakin sedikit. Jangan sampai anak muda lulusan kampus ini menjadi pencari kerja tetapi harus sudah berfikir menjadi pencipta lapangan kerja di tengah masyarakat.

“Situasi ini yang menjadikan Kemenpora harus memiliki fokus tentang apa yang akan dilakukan yakni mendorong kewirausahaan dikalangan mahasiswa adalah salah satu hal yang sangat penting saat ini. Apalagi akan berhadapan dengan bonus demografi,” tutur Asrorun Ni’am.

Kemenpora telah menetapkan 5 program prioritas yang dijadikan sebagai panduan selama kegiatan dari tahun 2020-2024. Kuliah kewirausahaan ini masuk dalam program prioritas yang kedua yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Soleh menambahkan, kegiatan kewirausahaan pemuda ini menjadi salah satu dari lima program prioritas Kemenpora yang terus diberikan atensi oleh Menpora.

“Terima kasih atas kerjasama dan kolaborasi antara Kemenpora dengan INAIFAS Kencong Jember ini semoga terus berlanjut dalam berbagai spektrum pengembangan kepemudaan,” tambahnya.

Baca juga  Jaring Potensi Mahasiswa Baru, INAIFAS Gelar Seleksi Para Hafidz

Sementara Rektor INAIFAS Rijal Mumazziq Zionis mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan kemitraan yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir ini antara Kemenpora dengan INAIFAS.

“Ini merupakan kemitraan yang sungguh startegis dalam rangka berpartisipasi mengisi program-program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenpora RI” katanya.

Oleh karena itu, ia pun mengucapkan terimakasih atas kerjasama ini.

“Kami dari civitas akademika INAIFAS mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Menpora Zainudin Amali dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am yang mendukung pelaksanaan program kewirausahaan di INAIFAS ini,” jelasnya.

Kuliah Kewirausahaan Pemuda bertajuk “Peran Pemuda dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi melalui Usaha yang Kreatif dan Inovatif” berhasil menarik perhatian mahasiswa.

Terbukti sekitar kurang lebih 400 peserta yang mengikuti kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda ini.(haz)