Bagikan sekarang

Beredar video di media sosial Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada 4 Desember 2021. Kejadian hal itu sontak memperoleh perhatian masyarakat seluruh Indonesia, khususnya Mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia INAIFAS Kencong menggelar Aksi Kemananusiaan bertajuk PMII Peduli Korban Erupsi Semeru.

Aksi tersebut bertempat di Jalan Raya Alun-alun Kencong, Depan Pasar Baru, Depan Pertigaan Dira Kencong, Selasa pagi (7/12/2021).

Berdasarkan rilis data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (10/12/2021) malam, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhar menyebut korban tewas kini berjumlah 45 orang.

Sementara itu, untuk korban hilang jumlah terakhir yang dilaporkan adalah sebanyak 9 orang dan jumlah korban luka dilaporkan ada 19 orang dengan luka berat dan 19 lainnya luka ringan.

Koordinator Aksi Syaiful Bahri mengatakan, jumlah korban terdampak erupsi tersebut diperbarui setiap saat. Sehingga data tersebut bisa berubah berdasar laporan yang masuk ke BNPB maupun BPBD Lumajang.

“Mayoritas korban luka tersebut mengalami luka bakar akibat terkena awan panas guguran. Sementara itu, untuk jumlah pengungsi jumlahnya mencapai 6.573 orang yang tersebar di 126 titik pengungsian” Tutur Syaiful.

Secara terpisah, Ketua Komisariat PMII INAIFAS Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menjelaskan bahwa menindaklanjuti surat intruksi PC PMII Jember menyoal aksi galang dana dilakukan secara serentak seluruh lembaga PMII se-Jember pada (6/12/2021) sampai (7/12/2021) sebagai wujud kepedulian terhadap sesama (Hablumminannas).

“Hasil galang dana yang dilakukan oleh PMII INAIFAS selama dua hari bersama kedua lembaga yakni PMII Rayon Tarbiyah dan PMII Rayon Febi sejumlah Rp. 6.472.000 ” Jelas Bahrur.

Baca juga  BEM INAIFAS, Gelar Dialog Kebudayaan dan Pelantikan pengurus UKM.

Berdasarkan informasi dari PC PMII Jember, pihaknya dan seluruh Lembaga PMII se-Jember berencana akan melakukan distribusi bantuan logistik pada hari Minggu 12 Desember 2021.

Pihaknya bersama seluruh kader dan anggota menghimbau dan mengajak kepada seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.(MahbubRosyadi)