Location,TX 75035,USA
+1234567890
info@yourmail.com

“Empat Kunci Hidup Barokah”

“Empat Kunci Hidup Barokah”

Intisari Pesan KH Sadid Jauhari (Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim & Pengasuh PP As-Sunniyah Kencong Jember) dlm Acara Bukber Bareng Dhuafa oleh LAZISNU Jatim-INAIFAS Jember. 25 Ramadhan 1440 H

  1. Saya sangat bersyukur Pengurus PW LAZISNU Jatim bisa hadir di Masjid Al Falah Kencong. Apalagi datang dengan membawa bingkisan sembako dan santunan tunai untuk para fakir-miskin di sini. Inilah salah satu upaya Nahdlatul Ulama untuk menebar manfaat bagi jamaahnya melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi.
  2. Konsep fikih tentang pendayagunaan zakat sebenarnya sangat indah & bisa menjadi solusi mengatasi kemiskinan. Tapi untuk menerapkannya memang tidak mudah. Di Masjid Al Falah ini tiap tahun juga mengumpulkan zakat maal. Tahun ini saja bisa terkumpul lebih dari Rp. 80 juta dan biasanya dibagikan saat menjelang Idul Adha.

Kalau saya pengennya jangan hanya dibagi habis, tapi benar-benar dipilih untuk orang-orang yang bisa diberdayakan. Kita angkat derajatnya dari mustahik menjadi muzakki. Misalnya orang dibelikan sejumlah anak sapi atau pedet, disuruh ngerawat, nanti kalau sudah besar menjadi haknya, sekaligus dikasih tahu jangan harap tahun depan dapat bagian zakat lagi. Syukur-syukur kalau justru diarahkan untuk bayar zakat atau minimal shadaqah. Tapi yang begini ini juga dipengaruhi mental penerimanya. Saya pernah nyoba, ada orang dibelikan ayam supaya bisa diternak. Eh, ndak lama kemudian malah dijual karena butuh uang untuk keperluan lain. Tapi ndak apa-apa, tidak ada usaha yang sia-sia. Jadi jangan menyerah dan memang harus ekstra ikhtiarnya.

Nah, saya harap LAZISNU Jatim juga arahnya ke sana; Pemberdayaan. Dan kita doakan semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kemudahan menjalankan amanah ini.

  1. Panjenengan semua yang sore ini dapat bantuan monggo disyukuri. Rata-rata kan sudah sepuh, jadi monggo memperbanyak persiapan ibadah supaya bisa husnul khotimah. Jangan pernah tinggalkan shalat 5 waktu dan syukur-syukur kalau bisa shadaqah meskipun sedikit.

Sekarang saya tanya; umpama ada tukang becak datang ke masjid dan nyumbang Rp. 50 ribu, terus Bupati juga datang dan nyumbang Rp. 50 juta. Kira-kira lebih besar mana pahalanya? Rasanya kok lebih besar yang Rp. 50 ribu, karena untuk mengumpulkannya tukang becak butuh waktu berhari-hari. Tapi kalau Rp. 50 juta bagi bupati kan kecil, kadang-kadang malah yang diberikan itu uang APBD, bukan uang pribadi.

  1. Suatu ketika saya pernah naik taksi dari Kantor PBNU di Jalan Kramat Raya ke Bandara Soekarno Hatta. Ngobrol-ngobrol sama supir taksi, lalu dia bertanya;

“Ustadz, kenapa ya hidup saya ini kok rasanya kacau. Hati tidak pernah tenang dan masalah selalu datang berganti-ganti?”

Mungkin karena saya pakai kopyah makanya dia panggil saya ustadz. Saya jawab:

Pertama, kalau bapak masih punya orang tua, bapak harus berbakti kepadanya. Bahagiakan mereka dan jangan pelit. Selagi itu manfaat dan bapak mampu, penuhi segala keinginannya. Kedua, bapak istiqamah-kan shalat dhuha. Wong cuma dua rakaat saja kok, syukur-syukur kalau bisa empat rakaat atau delapan rakaat. In syaa Allah hidup bapak akan barokah. Mungkin penghasilannya tidak banyak, tapi hidup terasa tenang dan selalu Allah mudahkan jalan keluar saat ada kesulitan,”

Tiba-tiba supir itu diam. Saya lihat ternyata dia menangis dan kemudian berkata: “Gimana mau shalat dhuha Ustadz, shalat lima waktu saja gak karu-karuan,”
Entah bagaimana keadaannya sekarang. Mudah-mudahan pembicaraan kami waktu itu membuka pintu hidayah dan membuat pak supir kembali ke jalan ketaatan pada Allah SWT, sehingga hidupnya barokah dan selalu diridloi Allah SWT.

Itulah pelajaran hidup untuk kita semua. Menurut Kiai Sadid Jauhari; Shalat 5 waktu, shadaqah, berbakti pada orang tua dan shalat dhuha adalah kunci hidup barokah.

Sumber; Rofi’i Boenawi [Sekretaris LAZINU Jatim] yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + six =