Pelantikan Pengurus PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2022/2023

Pelantikan Pengurus PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2022/2023

Bagikan sekarang

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Kencong Masa Khidmat 2022/2023 menyelenggarakan Resepsi Pelantikan Pengurus pada, Sabtu malam (26/03).

Pelantikan yang digelar dengan mengusung tema ” Representasi Aswaja sebagai Nafas, Pancasila sebagai Azas” tersebut bertempat di Sekolah Dasar Islam (SDI) Adz-Dzikro Jombang, Jember, Jawa Timur.

Demisioner Ketua Rayon PMII Fakultas Tarbiyah Masa Khidmat 2021/2022, M. Bachrul Mutawassith mengatakan pentingnya menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pengurus.

“Konflik antar pengurus itu adalah sebuah dinamika, terlepas dari itu semua jangan lupa akan tugas dan kewajiban mendidik dan membimbing anggota dan kader,” tegas pemuda yang akrab disapa Arul itu.

Lebih lanjut, Ketua PMII Komisariat INAIFAS Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menyebut bahwa sebagaimana Trilogi PMII menjadi hal penting untuk dijadikan prinsip oleh setiap kepengurusan agar kemudian hal tersebut benar-benar terakumulasi dalam kerja-kerja organisasi.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus baru yang terlantik, semoga tetap istiqomah dan ikhlas dalam berjuang dan mengabdi di PMII,” ujarnya.

Sementara Sinta Bella, S.Pd menjelaskan terkait konsep kepemimpinan yang harus dimiliki dan ditanamkan yakni Technical skill, Human skill dan Conseptual skill.

“Ketiga konsep tersebut jangan hanya dimiliki oleh seorang ketua/pemimpin, namun juga harus dimiliki oleh seluruh kepengurusan,” jelas Sinta Bella selaku Majelis Pembina Rayon.

Mewakili sambutan PC PMII Jember, Jhoni Wibowo mengatakan berkat rahmat dan hidayah Allah SWT, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia berusaha menggali sumber nilai dan potensi insan warga pergerakan untuk dimodifikasi di dalam tatanan nilai baku yang kemudian menjadi citra diri yang diberi nama Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII.

Sebab menurutnya, lanjut Jhoni, hal itu dibutuhkan dalam memberikan kerangka, arti dan motivasi serta wawasan pergerakan dan sekaligus memberikan dasar pembenar terhadap apa saja yang akan dan mesti dilakukan untuk mencapai cita-cita perjuangan sesuai dengan maksud didirikannya organisasi ini.

“Insaf dan sadar bahwa semua itu adalah sebuah keharusan bagi setiap fungsionaris (kepengurusan) maupun anggota PMII untuk memahami dan menginternalisasikan nilai dasar PMII itu, baik secara orang perorangan maupun kolektif,” terang Jhoni yang saat ini menjabat Wakil Ketua 1 Bidang Kaderisasi PC PMII Jember itu.

Teuku Muhammad Indra Syahdafi, Ketua PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir menyaksikan ikrar sumpah jabatannya sebagai pengurus.

“Semoga pesan dan harapan panjenengan semuanya mampu memantik kami sebagai pengurus baru untuk memberikan terobosan baru dan inovasi dalam melakukan kerja kerja organisasi satu tahun kedepan” tutur Syahdafi.

Disamping itu, M. Nafiur Rofiq, M.Pd selaku Majelis Pembina Komisariat dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan ucapan terima kasih kepada kepengurusan sebelumnya yang telah ikhlas mewaqofkan diri untuk mengabdi dan berjuang di PMII.

Kepada pengurus yang baru, berbagai tantangan, hambatan dan peluang akan selalu mewarnai dalam perjalanan roda organisasi nanti. “Untuk itu harus bisa menganalisa, menerjemahkan dan menjawab hal tersebut dengan bijak dan profesional,” katanya.

“Manuk Gelatik, Menclok ning Gerejo, Mari dilantik, yo ndang kerjo”, ucap Pantun Nafiur Rofiq disambut gelak tawa pengurus dan tamu undangan.

RTAR Ke-III PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS, Resmi Digelar

RTAR Ke-III PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS, Resmi Digelar

Bagikan sekarang

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Kencong menggelar Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) Ke-III, Sabtu malam (26/12).

Kegiatan dengan mengusung tema “Revitalisasi Menuju Gerakan Konkret dan Progresif” tersebut bertempat di Sekolah Dasar Islam (SDI) Adz-Zikro Jombang, Jember, Jawa Timur.

Muhammad Hasan Ketua Panitia Panitia RTAR Ke-III mengatakan kegiatan tersebut sebagaimana di rundown akan berlangsung selama 3 hari 2 malam kedepan.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan khidmah sesuai harapan bersama hingga sampai akhir kegiatan nanti”, kata Hasan.

Lebih lanjut, Ketua PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS M. Bachrul Mutawassith mengungkapkan esensi dari pada rapat tahunan tersebut tidak hanya sekedar suksesi peralihan kepemimpinan namun yang paling penting adalah poin poin komisi rekomendasi satu tahun kedepan.

“Mari kita maknai forum ini sebagai ruang dialektika kader dan anggota dalam rangka mengutarakan gagasan, ide dan konsepsi untuk rayon kedepan”, ungkap pemuda yang akrab disapa Arul itu.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMII Komisariat INAIFAS Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menjelaskan pentingnya mulai menata konstruk berpikir dengan mindset yang luas dan terbuka serta peka terhadap segala problematika yang terjadi di masyarakat.

“Maka dari itu dalam forum berlangsung nanti, sahabat-sahabat harus serius dan tidak main-main dalam rangka memberikan argumentasi dan pemikirannya dalam mengawal rayon kedepan”, jelasnya.

Mewakili sambutan Ketua Cabang PMII Jember, Imam Taufiq, S.Pd mengucapkan selamat kepada kepengurusan PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2021/2022 telah memberikan segala dedikasi dan pengabdiannya untuk PMII.

“Selamat menyelenggarakan RTAR, manfaatkan momentum ini sebagai media berbenah dan mengevaluasi kinerja kepengurusan serta bersiap memberikan gagasan menuju perkembangan lembaga”, ucap Imam Taufiq selaku Sekretaris PC PMII Jember itu.

Gandys Nanda Indriawan, S.Pd, Majelis Pembina Rayon menyebut bahwa tema yang diangkat dalam momentum RTAR tersebut sangat tepat dan relevan.

“Tema ini sangat tepat sebagaimana arah juang PMII yang telah dirumuskan oleh founding father PMI bahwa menghidupkan dan menggiatkan kembali ghiroh menuju gerakan yang konkret dan progresif”, pungkas Gandys yang merupakan Mantan Ketua Bidang Advokasi dan Gerakan PC PMII Jember Masa Khidmat 2019/2020.

Aspirasikan Perlawanan, PMII Rayon Tarbiyah INAIFAS Gelar Pertunjukan Seni

Aspirasikan Perlawanan, PMII Rayon Tarbiyah INAIFAS Gelar Pertunjukan Seni

Bagikan sekarang

Badan Semi Otonom (BSO) Pagelaran Seni Rayon Tarbiyah (PANSERT) pengurus PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS menggelar Pagelaran Seni. Minggu malam (20/02).

Kegiatan yang bertempat di Gedung Cafe Seni Kencong, Jember tersebut mengangkat tema “Seni sebagai Gelanggang Perlawan”.

Febri Khoirunnas, Koordinator BSO Pansert PMII Rayon Tarbiyah INAIFAS mengatakan potensi dan minat bakat kader-kader PMII Rayon Tarbiyah sangat melimpah, tentu hal tersebut harus ditempa dan dikembangkan melalui wadah BSO.

“Ada tiga seni yang kita tampilkan, yakni Tari, Musikalisasi Puisi dan Teatrikal serta beberapa penamilan dari partisipan” tutur Febri.

Sementara, Ketua PMII Rayon Fakultas Tarbiyah M. Bachrul Mutawassith menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kali pertama diselenggarakan.

“Selain sebagai wadah minat bakat anggot dan kader di bidang kesenian, sahabat-sahabat juga bisa mengekspresikan aspirasi dan perlawanan melalui seni” ungkap pemuda yang akrab disapa Arul itu.

Teatrikal

Menurutnya, lanjut Arul, perlawanan sendiri tidak hanya langsung turun jalan, dan mengobrak-ngobrak pintu aparat pemerintah tetapi bisa mengekspresikan atau menyampaikan lewat kesenian atau pertunjukan seni.

“Semoga, kedepan kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan setiap tahunnya” tambahnya penuh harap.

Jelang Akhir Kepengurusan, PMII INAIFAS Selenggarakan Latihan Teknis Persidangan

Jelang Akhir Kepengurusan, PMII INAIFAS Selenggarakan Latihan Teknis Persidangan

Bagikan sekarang

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAI Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong menggelar kegiatan Belajar Dasar-Dasar Hukum dan Teknik Persidangan.

Kegiatan tersebut bertempat di Aula Lantai 2 PCNU Kencong, Jalan Tanggul-Kencong, Ponjen, Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. selasa sore (15/12).

Muhsin, sekretaris komisariat PMII INAIFAS mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada anggota dan kader mengenai mekanisme persidangan.

“Paling tidak ini bisa menjadi bekal sahabat-sahabati menjelang agenda rutin tiap akhir kepengurusan yakni Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) dan Rapat Tahunan Komisariat (RTK)”. ungkap pemuda kelahiran Wonosobo itu.

Senada dengan hal tersebut, Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i Ketua Komisariat PMII INAIFAS menjelaskan momentum rapat tahunan akan segera bergulir, penting kiranya sahabat-sahabati PMII mengetahui, memahami dan mengerti pengantar Ilmu Hukum dan alur Teknik serta Mekanisme persidangan.

“Maka dari itu, minimal pada saat di forum persidangan nanti tidak gugup dan bingung. Terlebih sahabat-sahabati bisa aktif didalam forum” jelas Bahrur.

Kegiatan tersebut mendatangkan narasumber dari Pengurus Cabang PMII Jember, sahabat Sastra Dinata, SH. serta dipandu oleh moderator sahabati Arizka Hidayatul Farida.

Hadir dalam forum tersebut, Ketua Komisariat, Ketua Rayon Fakultas Tarbiyah INAIFAS, Ketua Rayon Febi INAIFAS, jajaran pengurus rayon dan komisariat serta anggota dan kader PMII INAIFAS.

Erupsi Gunung Semeru, PMII INAIFAS Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Terdampak

Erupsi Gunung Semeru, PMII INAIFAS Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Terdampak

Bagikan sekarang

Beredar video di media sosial Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada 4 Desember 2021. Kejadian hal itu sontak memperoleh perhatian masyarakat seluruh Indonesia, khususnya Mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia INAIFAS Kencong menggelar Aksi Kemananusiaan bertajuk PMII Peduli Korban Erupsi Semeru.

Aksi tersebut bertempat di Jalan Raya Alun-alun Kencong, Depan Pasar Baru, Depan Pertigaan Dira Kencong, Selasa pagi (7/12/2021).

Berdasarkan rilis data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (10/12/2021) malam, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhar menyebut korban tewas kini berjumlah 45 orang.

Sementara itu, untuk korban hilang jumlah terakhir yang dilaporkan adalah sebanyak 9 orang dan jumlah korban luka dilaporkan ada 19 orang dengan luka berat dan 19 lainnya luka ringan.

Koordinator Aksi Syaiful Bahri mengatakan, jumlah korban terdampak erupsi tersebut diperbarui setiap saat. Sehingga data tersebut bisa berubah berdasar laporan yang masuk ke BNPB maupun BPBD Lumajang.

“Mayoritas korban luka tersebut mengalami luka bakar akibat terkena awan panas guguran. Sementara itu, untuk jumlah pengungsi jumlahnya mencapai 6.573 orang yang tersebar di 126 titik pengungsian” Tutur Syaiful.

Secara terpisah, Ketua Komisariat PMII INAIFAS Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menjelaskan bahwa menindaklanjuti surat intruksi PC PMII Jember menyoal aksi galang dana dilakukan secara serentak seluruh lembaga PMII se-Jember pada (6/12/2021) sampai (7/12/2021) sebagai wujud kepedulian terhadap sesama (Hablumminannas).

“Hasil galang dana yang dilakukan oleh PMII INAIFAS selama dua hari bersama kedua lembaga yakni PMII Rayon Tarbiyah dan PMII Rayon Febi sejumlah Rp. 6.472.000 ” Jelas Bahrur.

Berdasarkan informasi dari PC PMII Jember, pihaknya dan seluruh Lembaga PMII se-Jember berencana akan melakukan distribusi bantuan logistik pada hari Minggu 12 Desember 2021.

Pihaknya bersama seluruh kader dan anggota menghimbau dan mengajak kepada seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.(MahbubRosyadi)

Banjir dan Longsor di Jember, PMII INAIFAS Gelar Aksi Galang Dana untuk Warga Terdampak

Banjir dan Longsor di Jember, PMII INAIFAS Gelar Aksi Galang Dana untuk Warga Terdampak

Bagikan sekarang

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia INAIFAS Kencong menggelar Aksi Kemananusiaan bertajuk PMII INAIFAS Raya Peduli Korban Banjir dan Longsor.

Aksi tersebut bertempat di Jalan Raya Alun-alun Kencong, Depan Pasar Baru, Depan Pertigaa Dira Kencong, Jum’at pagi (12/11).

Kabupaten Jember, Jawa Timur dilanda banjir dan tanah longsor. Sebanyak 1.294 kepala keluarga (KK) tersebar di delapan desa terdampak banjir.

Koordinator Aksi Syaiful Bahri mengatakan, jumlah warga terdampak banjir tersebut diperbarui setiap saat. Sehingga data tersebut bisa berubah berdasar laporan yang masuk ke Pusdalops BPBD Jember.

“Berdasarkan data Pusdalops yang diperbarui pada Kamis pukul 11.22 WIB tercatat sebanyak 1.294 rumah warga yang terdampak banjir dan tanah longsor yang tersebar di delapan desa” Tutur Syaiful.

Banjir dan tanah longsor itu tersebar di tiga kecamatan. Rinciannya, Desa Manggisan, Patemon, dan Darungan di Kecamatan Tanggul; Desa Pondok Joyo, Pondok Dalem, dan Sidomulyo di Kecamatan Semboro; Desa Gelang dan Sumberagung di Kecamatan Sumberbaru.

Lebih lanjut, Ketua Komisariat PMII INAIFAS Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menjelaskan, intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari ini menyebabkan berbagai bencana banjir di berbagai daerah. Utamanya 3 kecamatan di Kabupaten Jember yakni di daerah Semboro, Tanggul dan Sumbersari tersebut. Hujan deras yang terjadi pada Rabu (10/11/2021) hingga Kamis (11/11/2021) menyebabkan banjir dan longsor di beberapa lokasi.

“Potensi fenomena La Nina yang telah dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih dapat terjadi hingga Februari 2022. Hal ini dapat berdampak pada sejumlah perubahan intensitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia” Ungkapnya.
Pihaknya bersama seluruh kader dan anggota menghimbau dan mengajak kepada seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Pemanfaatan lahan dalam pembangunan hendaknya memperhatikan analisis dampak lingkungan. Penguatan unsur tanah juga diperlukan dengan melakukan penanaman pohon terlebih saat terjadinya hujan karena akan memicu pergerakan tanah yang dapat mengakibatkan longsor” Jelas Bahrur.

Aksi tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Sempat diguyur hujan, namun aksi tersebut tidak menjadi penghalang sekelompok mahasiswa PMII INAIFAS tersebut untuk tetap melakukan penggalangan dana.(haz)