Resmi Dilantik, PMII INAIFAS Launching Buku Pedoman Kaderisasi

Resmi Dilantik, PMII INAIFAS Launching Buku Pedoman Kaderisasi

Bagikan sekarang

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAI Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong Jember Masa Khidmat 2022/2023 resmi dilantik.

Ahmad Fathu Fikron Mustofa bersama jajaran kepengurusan diambil sumpahnya oleh Ketua Cabang PMII Jember dihadapan puluhan anggota, kader dan alumni beserta tamu undangan pada Jum’at (29/04/2022).

Pelantikan yang digelar dengan mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan dalam Membentuk Kepengurusan yang Solid dan Berintegritas” tersebut bertempat di Pendopo Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Fikron dalam sambutannya menyatakan setahun kepemimpinannya akan mengembangkan desain kaderisasi berdasarkan realitas dan spesifikasi masing-masing fakultas terhadap dua lembaga rayon di bawahnya.

“Di samping mendalami keilmuan di PMII, kesesuaian pengetahuan dan wawasan harus juga seirama dengan keilmuan fakultatifnya,” urainya.

Menurut dia, kaderisasi yang fleksibel merupakan jembatan untuk menjawab tantangan saat ini secara berkelanjutan dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Selain pengambilan sumpah jabatan oleh seluruh jajaran kepengurusan, juga dilakukan prosesi launching Buku Pedoman Kaderisasi (Lokal) PMII INAIFAS oleh Ketua Cabang PMII Jember.

Demisioner Ketua Komisariat, Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menegaskan buku pedoman ini merupakan bentuk ikhtiar pengurus dalam rangka menata grand desain kaderisasi PMII INAIFAS kedepan. 

“Secara historis, buku pedoman ini sudah mulai digagas sejak kepengurusan sahabat Imam Taufiq, kemudian dilanjutkan proses penyusunan/penulisan oleh kepengurusan kami hingga proses launching di kepengurusan saat ini,” jelas Bahrur.

Dirinya menilai, meskipun masih jauh dari kata sempurna, paling tidak kami telah membuka ruang dialog bagi kader PMII INAIFAS untuk memberikan saran dan kritik yang membangun untuk perbaikan buku ini selanjutnya.

Dirinya juga berharap buku pedoman kaderisasi lokal ini mampu menjadi poros kaderisasi yang tepat dan sesuai dengan perkembangan zaman. “Dan tentunya, buku ini sifatnya dinamis tidak saklek namun disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman,” imbuhnya.

Majelis Pembina Komisariat, M. Nafiur Rofiq mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan baru yang saat ini dinakhodai Ahmad Fathu Fikron Mustofa dan mengucapkan terimakasih kepada kepengurusan yang telah demisioner.

“Kedepan, kita harus mulai menata dan menjaga jenjang proses kaderisasi bertingkat, mulai dari tataran Cabang, PKC hingga PB,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua Ikatan Alumni PMII INAIFAS, Aminullah memaparkan gambaran kepemimpinan Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang harus dicontoh dan diteladani.

“Pelantikan ini digelar pada bulan yang suci, semoga niat yang suci ini juga dibarengi dengan kerja-kerja yang suci,” ucapnya penuh harap.

Menurut dia, salah satu hal yang diajarkan adalah iqra’ yakni membaca. Selain membaca buku yang telah menjadi budaya, sebagai pemimpin dan pengurus juga harus bisa membaca karakteristik, membaca potensi, membaca peluang dan, membaca lingkungan sekitar.

Sementara Ketua Cabang PMII Jember, Moh. Faqih Alharamain, S.TP berpesan kepada kepengurusan yang baru saja dilantik agar tetap menjaga komitmen dalam menjalankan kerja kaderisasi, gerakan dan dakwah Islam Ahlusunnah wal Jamaah.

Bagi Faqih, berbicara tentang kaderisasi adalah satu kesatuan yang tidak pisah dipisahkan dari sistem, komponen, kultur dan, sambung menyambung sanad dan nasab ideologi.

“Konteks gerakan tetap menjadi ruh kaderisasi kita. Alhamdulillah PMII INAIFAS sampai hari ini turut mengawal ihwal menjaga kedaulatan atas sumber-sumber agaria,” terang Faqih.

Dan ia berharap ada lonjakan kaderisasi dan gerakan sebagai sesuatu yang unik di kepengurusan hari ini.

Faqih meminta agar mahasiswa pergerakan selalu bergerak dan bersaing menghadapi tantangan zaman serta cerdas mengambil peluang. “Setiap masa tantangannya selalu berbeda dan jika tidak adaptif maka akan ditinggalkan atau tertinggal,” pungkasnya.

RTK Ke-XVII Menetapkan Ahmad Fathu Fikron Mustofa Terpilih Secara Aklamasi

RTK Ke-XVII Menetapkan Ahmad Fathu Fikron Mustofa Terpilih Secara Aklamasi

Bagikan sekarang

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong menetapkan Ahmad Fathu Fikron Mustofa terpilih sebagai mandataris Ketua Komisariat Masa Khidmat 2022/2023 secara aklamasi pada Selasa (12/04/2022).

Acara Rapat Tahunan Komisariat (RTK) Ke XVII yang berlangsung selama 5 hari itu bertempat di aula PCNU Kencong dengan mengusung tema “Meneguhkan Komitmen; Menyongsong Persatuan Kepemimpinan Ideologis”.

Mewakili sambutan PC PMII Jember, Jhoni Wibowo mengucapkan selamat atas terpilihnya sahabat Ahmad Fathu Fikron Mustofa sebagai mandataris Ketua Komisariat PMII INAIFAS masa khidmat 2022/2023.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan inovasi-inovasi baru dalam kerangka kerja kaderisasi, gerakan serta dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” kata Jhoni yang saat ini menjabat Wakil Ketua I Bidang Kaderisasi PC PMII Jember.

Lebih lanjut, demisioner ketua komisariat Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i turut memberikan ucapan selamat dan berpesan agar tetap istiqomah dan konsisten dalam menjalankan tugas-tugas kepengurusan satu periode ke depan.

“Tetap merawat nilai-nilai atau tradisi yang telah diwariskan oleh kepengurusan sebelumnya, dan segera persiapkan konsepsi pemekaran lembaga baru di lingkungan PMII INAIFAS,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, hasil-hasil komisi rekomendasi RTK Ke XVII menjadi garis bawah kerangka kerja dan kinerja kepengurusan selanjutnya.

“Tentu hadirnya lembaga Korps PMII Putri (KOPRI) di Komisariat PMII INAIFAS menjadi tugas dan PR baru bagi kepengurusan selanjutnya,” tandas Bahrur.

RTK XVII PMII INAIFAS Resmi Digelar

RTK XVII PMII INAIFAS Resmi Digelar

Bagikan sekarang

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat INAIFAS Kencong Jember menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) KE-XVII, pada Jum’at (08/04).

Kegiatan dengan mengusung tema “Meneguhkan Komitmen; Menyongsong Persatuan Kepemimpinan Ideologis” tersebut bertempat di Aula Kantor PCNU Kencong.

Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i, Ketua PMII Komisariat INAIFAS mengatakan Rapat Tahunan Komisariat merupakan forum tertinggi anggota dan kader di tingkatan komisariat.

“Maka hal tersebut menjadi penting dan harus sama-sama kita rumuskan pokok pikiran atau rekomendasi,” ungkapnya.

Dirinya berharap, rapat tahunan komisariat tidak hanya berbicara soal suksesi peralihan kepemimpinan, namun komisi rekomendasi menjadi hal urgen untuk dibahas dan dirumuskan guna perbaikan dan perkembangan kepengurusan selanjutnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC PMII Jember M. Faqih Al Haramain, S.TP sangat sepakat dengan tema yang diusung dalam RTK tersebut bahwa kepemimpinan ideologis merupakan hal fundamental yang mencerminkan nilai-nilai intelektualitas dan religiusitas seorang pemimpin terhadap penguatan idelogisasinya.

“Saya berharap kepada seluruh kader dan anggota untuk serius dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti forum tersebut,” tegas Faqih.

Sebab bagaimanapun, lanjut Faqih, momentum RTK inilah yang akan menentukan arah kerja dan arah juang PMII INAIFAS kedepannya.

Sementara majelis pembina komisariat, M. Nafiur Rofiq, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan komisariat PMII INAIFAS dibawah kepemimpinan Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i.

“Sebagai majelis pembina, tentu sangat berterima kasih atas segala dedikasi dan kontribusi selama satu tahun kepengurusan,” katanya.

Dikonfirmasi, kegiatan tersebut akan berlangsung tertanggal 8 April hingga 10 April 2022. Turut hadir alumni, senior dan tamu undangan lembaga PMII se-Jember dan Lumajang.

Pengurus PMII Rayon FEBI Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2022/2023 Resmi Dilantik

Pengurus PMII Rayon FEBI Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2022/2023 Resmi Dilantik

Bagikan sekarang

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Komisariat INAIFAS Kencong Jember Masa Khidmat 2022/2023 resmi dilantik.

Muhammad Arif Rahman Hakim bersama jajaran kepengurusan diambil sumpahnya oleh Ketua Cabang PMII Jember dihadapan puluhan anggota, kader dan alumni beserta tamu undangan, pada Rabu malam, (30/03/2022).

Pelantikan yang digelar dengan mengusung tema ” Bergerak dalam Satu Komitmen, We Grow Together” tersebut bertempat di Kantor MWC NU Gumukmas, Jember, Jawa Timur.

Arif dalam sambutannya menyatakan setahun kepemimpinannya akan melakukan asimilasi (penyesuaian) kaderisasi sebagai jembatan keilmuan dan perjuangan khususnya di tubuh PMII Rayon Febi Komisariat INAIFAS.

“Selain menerapkan metode kaderisasi yang fleksibel, juga mengembangkan desain kaderisasi yang inklusif berdasarkan realitas dan spesifikasi keilmuan kader guna bersaing di ranah intelektual,” paparnya.

Menurut dia, kaderisasi yang fleksibel merupakan jembatan untuk menjawab tantangan saat ini secara berkelanajutan dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Ketua Rayon Febi demisioner, Ahmad Diki Alfian mengatakan kepengurusan saat ini harus lebih baik dari sebelumnya dan mampu memberikan kontribusi kerja yang konkrit.

“Ambil yang baik dari kepengurusan sebelumnya, perbaiki kembali apa yang kurang,” kata Diki.

Ketua PMII Komisariat INAIFAS, Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i mengatakan pentingnya menjaga nilai-nilai, kultur ataupun budaya yang sudah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

“Misal menyoal program kerja, seyogyanya harus tetap dilanjutkan dan tinggal meneruskan serta mengembangkan lagi,” kata Bahrur.

Lebih lanjut, Habib Aziz Ar Rozi, S.E. mengucapkan rasa bangga dan selamat atas kepengurusan yang baru saja dilantik. “Dua agenda besar yang harus dilakukan oleh sahabat Arif beserta jajaran kepengurusan yakni Pengembangan kualitas SDM anggota dan Kemandirian organisasi,” ujar Habib selaku Badan Pertimbangan Strategi Rayon (BPSR) itu.

Mewakili sambutan Ketua Majelis Pembina Rayon, Nurul Hidayah, S.Pd. menjelaskan secara historis PMII Rayon Febi mengalami banyak lika-liku dari masa ke masa hingga saat ini.

“Saya masih ingat betul ketika masih menjadi rayon persiapan, hanya ada 6 kader yang berjuang menghidupkan rayon hingga akhirnya bisa definitif dan memiliki puluhan anggota dan kader saat ini,” terang Nurul.

Pemuda yang akrab disapa Nurul Keling itu menambahkan kepengurusan hari ini tugasnya mempertahankan dan terus menjaga proses kaderisasi agar tetap berlanjut dengan tidak melupakan tanggungjawab mengembangkan serta meningkatkan softskill, keahlian khusus kader guna menjawab tantangan bonus demografi ke depan.

Sementara Ketua Cabang PMII Jember, Moh. Faqih Alharamain, S.TP berpesan kepada kepengurusan yang baru saja dilantik agar tetap menjaga komitmen dalam menjalankan kerja kaderisasi, gerakan dan dakwah Islam Ahlusunnah wal Jamaah.

“Sebagai wajah intelektual muda NU, PMII harus turut berperan menjadi jangkar dalam pembangunan bangsa” tegas Faqih.

Faqih meminta agar mahasiswa pergerakan selalu bergerak dan bersaing menghadapi tantangan zaman serta cerdas mengambil peluang. “Setiap masa tantangannya selalu berbeda dan jika tidak adaptif maka akan ditinggalkan atau tertinggal,” pungkasnya.

Pelantikan yang digelar di Kantor MWC NU Gumukmas tersebut mendapat respon positif dari pihak pengurus MWC. Pihaknya membuka pintu selebar mungkin untuk ditempati berbagai kegiatan baik dari pengurus cabang atau komisariat.

Hadir sebagai tuan rumah, bapak M. Muksin, S.Pd Wakil Ketua III MWC NU Gemukmas.

Pelantikan Pengurus PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2022/2023

Pelantikan Pengurus PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Masa Khidmat 2022/2023

Bagikan sekarang

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS Kencong Masa Khidmat 2022/2023 menyelenggarakan Resepsi Pelantikan Pengurus pada, Sabtu malam (26/03).

Pelantikan yang digelar dengan mengusung tema ” Representasi Aswaja sebagai Nafas, Pancasila sebagai Azas” tersebut bertempat di Sekolah Dasar Islam (SDI) Adz-Dzikro Jombang, Jember, Jawa Timur.

Demisioner Ketua Rayon PMII Fakultas Tarbiyah Masa Khidmat 2021/2022, M. Bachrul Mutawassith mengatakan pentingnya menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pengurus.

“Konflik antar pengurus itu adalah sebuah dinamika, terlepas dari itu semua jangan lupa akan tugas dan kewajiban mendidik dan membimbing anggota dan kader,” tegas pemuda yang akrab disapa Arul itu.

Lebih lanjut, Ketua PMII Komisariat INAIFAS Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i menyebut bahwa sebagaimana Trilogi PMII menjadi hal penting untuk dijadikan prinsip oleh setiap kepengurusan agar kemudian hal tersebut benar-benar terakumulasi dalam kerja-kerja organisasi.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus baru yang terlantik, semoga tetap istiqomah dan ikhlas dalam berjuang dan mengabdi di PMII,” ujarnya.

Sementara Sinta Bella, S.Pd menjelaskan terkait konsep kepemimpinan yang harus dimiliki dan ditanamkan yakni Technical skill, Human skill dan Conseptual skill.

“Ketiga konsep tersebut jangan hanya dimiliki oleh seorang ketua/pemimpin, namun juga harus dimiliki oleh seluruh kepengurusan,” jelas Sinta Bella selaku Majelis Pembina Rayon.

Mewakili sambutan PC PMII Jember, Jhoni Wibowo mengatakan berkat rahmat dan hidayah Allah SWT, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia berusaha menggali sumber nilai dan potensi insan warga pergerakan untuk dimodifikasi di dalam tatanan nilai baku yang kemudian menjadi citra diri yang diberi nama Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII.

Sebab menurutnya, lanjut Jhoni, hal itu dibutuhkan dalam memberikan kerangka, arti dan motivasi serta wawasan pergerakan dan sekaligus memberikan dasar pembenar terhadap apa saja yang akan dan mesti dilakukan untuk mencapai cita-cita perjuangan sesuai dengan maksud didirikannya organisasi ini.

“Insaf dan sadar bahwa semua itu adalah sebuah keharusan bagi setiap fungsionaris (kepengurusan) maupun anggota PMII untuk memahami dan menginternalisasikan nilai dasar PMII itu, baik secara orang perorangan maupun kolektif,” terang Jhoni yang saat ini menjabat Wakil Ketua 1 Bidang Kaderisasi PC PMII Jember itu.

Teuku Muhammad Indra Syahdafi, Ketua PMII Rayon Fakultas Tarbiyah Komisariat INAIFAS mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir menyaksikan ikrar sumpah jabatannya sebagai pengurus.

“Semoga pesan dan harapan panjenengan semuanya mampu memantik kami sebagai pengurus baru untuk memberikan terobosan baru dan inovasi dalam melakukan kerja kerja organisasi satu tahun kedepan” tutur Syahdafi.

Disamping itu, M. Nafiur Rofiq, M.Pd selaku Majelis Pembina Komisariat dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan ucapan terima kasih kepada kepengurusan sebelumnya yang telah ikhlas mewaqofkan diri untuk mengabdi dan berjuang di PMII.

Kepada pengurus yang baru, berbagai tantangan, hambatan dan peluang akan selalu mewarnai dalam perjalanan roda organisasi nanti. “Untuk itu harus bisa menganalisa, menerjemahkan dan menjawab hal tersebut dengan bijak dan profesional,” katanya.

“Manuk Gelatik, Menclok ning Gerejo, Mari dilantik, yo ndang kerjo”, ucap Pantun Nafiur Rofiq disambut gelak tawa pengurus dan tamu undangan.

Jaga Nafas Kaderisasi, PMII INAIFAS Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru

Jaga Nafas Kaderisasi, PMII INAIFAS Gelar Masa Penerimaan Anggota Baru

Bagikan sekarang

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAI Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong menyelenggarakan Masa Pemerintahan Anggota Baru (MAPABA), sabtu sore (12/03).

Kegiatan dengan mengusung tema “Jantung Kaderisasi; Mu’takid yang Militan, Loyal dan Produktif” tersebut bertempat di Aula Kampus INAIFAS, Jalan Semeru No. 09 Kencong, Jember, Jawa Timur.

Ketua Panitia Masa Penerimaan Anggota Baru, M. Kholil Rafi’i mengatakan dalam rangka menjaga nafas kaderisasi, PMII senantiasa membuka pintu gerbang masuk untuk calon anggota baru, utamanya di kampus INAIFAS.

“Secara kelembagaan, kita sudah punya dua sayap yakni PMII Rayon Tarbiyah dan PMII Rayon Febi. Keduanya telah menyelenggarakan MAPABA, kali ini komisariat untuk menopang dan menjaring kembali”, ungkap Kholil.

Lebih lanjut, Ahmad Bahrur Rozi Rifa’i Ketua Komisariat PMII INAIFAS menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan masa orientasi untuk calon anggota baru dalam mengenal PMII.

“Saya berharap, peserta untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti serangkaian acara hingga akhir dengan tetap mengedepankan esensi dan substansi”, ucap Bahrur.

Sementara Ketua Cabang PMII Jember, M. Faqih Al-Haramain, S.TP menjelaskan sebagai organisasi wajah intelektual muda NU ditataran mahasiswa, PMII harus senantiasa menjadi jangkar dalam melakukan kerja-kerja kaderisasi, gerakan dan keagamaan bernafaskan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“PMII Komisariat INAIFAS sebagai kapal induk kedua lembaga dibawahnya juga memiliki tanggungjawab besar dalam mengawal proses rekrutmen dalam menjaga nafas kaderisasi di basis akar rumput”, tegas Faqih.

Dikonfirmasi kegiatan tersebut diikuti 10 peserta berasal dari mahasiswa INAIFAS dan akan berlangsung selama 2 hari kedepan bertempat di Aula Komisariat setempat.