Mahasiswa PGMI Inaifas Dikenalkan Organisasi Lewat Makrab

Mahasiswa PGMI Inaifas Dikenalkan Organisasi Lewat Makrab

Bagikan sekarang

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) menggelar Masa Kearaban (Makrab) di aula kampus setempat pada Ahad (02/09/2022).

Kegiatan dimaksudkan sebagai orientasi awal dari prodi PGMI baik dari sisi akademik maupun non akademik.

Ketua HMPS PGMI Inaifas Vindy Utami Abda mengatakan kegiatan sebagai forum mengulas lebih dalam kaitannya prodi PGMI dengan HMPS serta yang tak kalah penting yakni pengetahuan seputar mahasiswa dan tanggung jawab sosialnya.

“Mahasiswa PGMI mesti mengenali prodinya sendiri, dapat ikut serta proaktif dalam setiap kegiatan di kampus, sehingga ke depannya tidak ada jarak antar angkatan. Semuanya saling menyatu, bekerja sama, dan berkolaborasi,” kata Vindy.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi PGMI Inaifas Mar’atus Sholihah, M.Pd mengatakan mahasiswa harus memiliki integritas dan karakter yang kuat.

“Integritas itu sangat penting bagi seorang mahasiswa, sebab hal itu menunjukan tingkat konsistensinya dalam memilih suatu hal tak terkecuali dalam memilih jurusan,” cetusnya.

Diketahui, acara ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dosen PGMI Rizqiyah Ratu Balqis, M.Pd dan Alumni PGMI Inaifas Edo Sancoko, S.Pd. Adapun materi yang disampaikan adalah seputar prodi PGMI serta keorganisasian intra kampus.

Di akhir acara, kegiatan ditutup dengan kegiatan outbound series sebagai bentuk langkah menjalin keakraban dengan mahasiswa prodi PGMI angkatan 2022.

Gelar Seminar, HMPS PGMI INAIFAS Resmikan Program PGMI English Corner

Gelar Seminar, HMPS PGMI INAIFAS Resmikan Program PGMI English Corner

Bagikan sekarang

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong menggelar Seminar bertajuk “Ekspansi Kualitas Pembelajaran Berbasis Teknologi Menuju Era Revolusi Industri 5.0”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Siti Majidah, M.Pd selaku narasumber. Ketua Program Studi PGMI Inaifas Mar’atus Sholihah dan M. Bustanul Ulum, M.Pd Dekan Fakultas Tarbiyah Inaifas beserta seluruh mahasiswa. Agenda ini dipusatkan di Auditorium INAIFAS Lt 1 pada Senin, (13/06/2022) siang.

Ketua panitia, Evi Alviatul Alfiah mengatakan maksud dari tema tersebut yakni ekspansi yang berarti aktifitas, maksud dari aktivitas tersebut adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan untuk lebih luas atau lebih besar yang merujuk pada kualitas pembelajaran berbasis teknologi menuju era socienty 5.0.

“Jadi melalui forum ini kita mendapatkan bekal dan wawasan mengenai pembelajaran berbasis teknologi untuk menuju era 5.0 sebagaimana yang disampaikan narasumber Ibu Siti Majidah,” kata Evi.

Senada dengan hal tersebut Ketua HMPS PGMI Inaifas Vindi Utami Abda mengungkapkan seminar ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para mahasiswa Inaifas dari Fakultas Tarbiyah, Syariah maupun Febi supaya lebih bersemangat dalam mengupgrading softkill kita di era 5.0.

“Apalagi sebagai mahasiswa yang outputnya nanti diharapkan menjadi guru ataupun ahli dibidang lain harus memahami teknologi dan mengikuti perkembangannya.” jelas Vindi.

Tidak sekedar seminar, lanjut Vindi, dalam agenda tersebut HMPS PGMI INAIFAS juga melaunching program terbarunya “PGMI ENGLISH CORNER (PEC).

“Program ini tentu dinaungi pula oleh hmps sebagai ladang belajar dan juga wadah minat bakat mahasiswa/i untuk lebih meningkatkan kemampuannya dalam berbahasa Inggris,” imbuhnya.

Lebih jauh, dirinya sangat yakin pemahaman terkait teknologi dan kemampuan dalam berbahasa Inggris akan mampu untuk improve our skill dan mampu berdaya saing dikancah yang lebih luas.

Diketahui, agenda tersebut mendapatkan apresiasi dan harapan yang besar dari Dekan Fakultas Tarbiyah Inaifas agar tidak hanya menjadi besar diawal namun juga harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Isi Waktu Ngabuburit, HMPS PGMI INAIFAS Gelar Ngobrol Ilmiah

Isi Waktu Ngabuburit, HMPS PGMI INAIFAS Gelar Ngobrol Ilmiah

Bagikan sekarang

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong menggelar acara Ngobrol Ilmiah dengan tema “Pengembangan Soft Skill Mahasiswa Calon Guru”, Selasa sore, (12/04).

Acara yang digelar di Cafe D’Dream Wonorejo, Kencong itu di mulai pukul 14.30 hingga menjelang berbuka puasa.

Rangkaian acara yang pertama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars INAIFAS dan Mars PGMI. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua HMPS PGMI Periode 2021/2022, Kaprodi PGMI dan Dekan Fakultas Tarbiyah.

Dalam sambutannya, Ketua HMPS PGMI INAIFAS Vindi Utami Abda menyampaikan bahwa penting kiranya seorang mahasiswa mengenali bakat yang ada didalam dirinya, sebab sebagai seorang pendidik tidak hanya dituntut untuk memahami skill terkait mengajar dan mendidik.

“Namun, lebih dari itu seorang pendidik juga diharapkan mampu menguasai skill yang banyak dibutuhkan oleh dunia modern kini maka tiada hal lain yang perlu dilakukan selain mempersiapkan diri sejak dini,” kata Vindi.

Kaprodi PGMI INAIFAS, Mar’atus Sholihah, M.Pd mengatakan pada ngobrol ilmiah yang diadakan secara perdana ini bisa kita dapati informasi mengenai pentingnya seorang mahasiswa terus mengupgrade diri.

“Sebab semakin berkembangnya dunia modern ini, maka akan semakin besar pula tantangan yang akan dihadapi,” ucapanya

Dalam acara tersebut dihadiri oleh dua narasumber yakni Ibu Rizqiyah Ratu Balqis, M.Pd selaku dosen PGMI dan Moh. Ferdi Hasan, S.Pd. alumni PGMI INAIFAS yang sangat aktif dan inspiratif. Pembahasan soft skill ini dikupas tuntas untuk mahasiswa dan calon guru oleh kedua narasumbernarasumber.

Menurut Rizqiyah Ratu Balqis, berbicara tentang skill terbagi menjadi dua yaitu hard skill dan soft skill. Hard skill lebih kepenguasaan komputer atau komponen yang sifatnya perangkat lunak, sedangkan soft skill lebih ke kemampuan atau bakat dari diri sendiri.

“Menjadi seorang mahasiswa tidak hanya cerdas intelektual saja, tetapi mahasiswa juga diharapkan mempunyai skill yang lainnya seperti public speaking, berpikir kritis, self confidence atau percaya diri,” ucap perempuan yang akrab disapa bu Balqis itu.

Dirinya mengingatkan kepada semua mahasiswa untuk mengambil kesempatan yang ada di depan mata, sekecil apapun itu.

Bertindak sebagai narasumber kedua, Moh Ferdi Hasan, S.Pd juga menegaskan bahwa setiap orang memiliki skill, bakat dan minat yang berbeda. Disebut juga dengan multiple intelligence yang merupakan kecerdasan setiap orang.

“Dalam multiple intelligence terdapat sembilan kecerdasan yang berbeda. Sebagai mahasiswa kita harus mengasah skill-skill yang ada dalam diri kita, belajar dari hal-hal sederhana membuat karya tulis atau berkecimpung pada organisasi,” tegas Ferdi.

Peserta ngobrol ilmiah dihadiri oleh 37 peserta yang terdiri dari mahasiswa, alumni, tamu undangan, dan para dosen. Acara tersebut ditutup dengan ramah tamah dan buka puasa bersama.

HMPS PGMI INAIFAS Hadiri MUSDA IMPI Ke V Jawa Timur

HMPS PGMI INAIFAS Hadiri MUSDA IMPI Ke V Jawa Timur

Bagikan sekarang

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) menghadiri Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-V IMPI Jawa Timur, pada Minggu (27/03).

Acara yang dikemas dengan seminar pendidikan dengan tema “Peran Guru Madrasah dalam Memanfaatkan Teknologi sebagai Media Pembelajaran Kreatif di Era 5.0” tersebut bertempat di GKT UIN KH. Achmad Shiddiq Jember.

Vindy Utami Abda, Ketua HMPS PGMI INAIFAS mengatakan acara tersebut memberikan kesan yang sangat spesial untuk HMPS PGMI INAIFAS, begitu banyak ilmu, pengalaman, dan pelajaran yang didapat dalam kegiatan ini.

“Tidak hanya itu, juga dapat membuat solidaritas antar HMPS PGMI se-Jawa Timur semakin meningkat dan tentunya semakin mempermudah HMPS PGMI INAIFAS untuk menjalin relasi dan memperkenalkan kampus INAIFAS pada seluruh peserta MUSDA,” tuturnya.

Salsabila Koordinator Wilayah (KORWIL) IMPI Jawa Timur mengatakan program kerja yang akan disampaikan oleh perwakilan setiap HMPS/HMP/HMJ ini nantinya akan dimasukkan dalam daftar program kerja yang dapat dikolaborasikan dengan IMPI.

“Sehingga kami disini sebagai pengurus IMPI sangat mendukung serta berharap dapat menjadi fasilitator program kerja yang telah ditentukan tersebut dapat kemudian terlaksana,” ungkapnya.

Musyawarah daerah tersebut merupakan forum awal pengenalan mahasiswa PGMI terkait IMPI, sehingga suasananya masih tidak terlalu mencekam. “Berbeda halnya ketika Musyawarah Wilayah berlangsung, atmosfer pun akan berbeda pula,” tambah Salsabila.

Dalam forum Musyawarah Daerah ini pula HMPS PGMI INAIFAS berkesempatan untuk mempresentasikan program kerja unggulan serta program 3 bulan mendatang.

Hal ini tentu menjadi bagian dari informasi yang bermanfaat untuk HMPS PGMI INAIFAS, sebab dengan demikian nantinya HMPS PGMI dapat mempersiapkan ide /gagasan apa yang dapat di usung dalam Musyawarah Tingkat Wilayah (MUSWIL) yang akan dilaksanakan pada tahun ini.

Ketua Umum IMPI Pusat, Ikhwani mengatakan sebuah organisasi yang ada beserta program kerja yang telah terencana akan dengan mudah terlaksana apabila orang-orang didalam organisasi tersebut sama-sama bahu membahu melaksana kerja-kerja organisasasi.

“Sehingga maju atau mundurnya sebuah organisasi tergantung pada bagaimana orang-orang yang berada didalamnya menjalankan tanggung jawab tersebut, maka tetaplah berjuang maju mundurnya organisasi itu biasa yang terpenting jangan sampai stagnan,” katanya.

Musyawarah Daerah tersebut dihadiri oleh Ikhwani selaku ketua IMPI Pusat, Salsabila selaku sekretaris Koordinator Pusat (KORPUS), dan Salsabila selaku Koordinator Wilayah (KORWIL) Jawa Timur.

Dalam acara tersebut, HMPS PGMI INAIFAS diwakili oleh 7 delegasi mahasiswa diantaranya Vindi Utami Abda selaku ketua HMPS PGMI INAIFAS, Zaenah Al-Maromi selaku Sekretaris, Siti Nur Layla selaku ketua bidang pendidikan dan Umi Nihayah, Abdul Adhim serta Monika selaku anggota.

Musyawarah Daerah ini memberikan kesan yang luar biasa, besar harapan kemudian forum-forum IMPI dapat terlaksana di kampus INAIFAS Kencong Jember sebagai bentuk representasi mahasiswa PGMI untuk IMPI solidaritas.