Usung Tema “Transformasi Organisasi : Akselerasi dan Kolaborasi”, SEMA INAIFAS Bakal Gelar Kongres Mahasiswa Ke-II

Usung Tema “Transformasi Organisasi : Akselerasi dan Kolaborasi”, SEMA INAIFAS Bakal Gelar Kongres Mahasiswa Ke-II

Bagikan sekarang

Organisasi yang produktif, memiliki visi dan misi yang terarah merupakan konsep yang harus menjadi pedoman utama dalam proses perjalanan suatu organisasi.

Penguatan SDM (Mahasiswa) secara skill, intelektual dan kemandirian menjadi tolak ukur keberhasilan dalam proses berorganisasi. Setiap zaman atau massa pasti memiliki pengalaman dan kondisi yang berbeda-beda. Maka, perlu dan sangat diharapkan formula-formula baru untuk selalu menyegarkan sistem organisasi yang lebih baik.

Hal itu dibenarkan oleh Habib Aziz Ar Rozi selaku Ketua Komisi A (Bidang Legislasi) Senat Mahasiswa INAIFAS Kencong pada saat wawancara melalui sambungan telepon seluler. Sabtu malam, (26/09).

“Melalui akselerasi dan kolaborasi yang matang, maka diharapkan akan menghasilkan suatu inovasi untuk menjawab tantangan organisasi kedepan” Terangnya.

Sebagai organisasi intra kampus yang merupakan kelengkapan non-struktural dari INAIFAS menjadi ruang pengembangan kapasitas dan aktualisasi diri mahasiswa kearah perluasan wawasan, peningkatan penalaran, pengembangan minat dan bakat, keahlian dalam manajemen dan organisasi, serta peningkatan integritas kepribadian.

Lebih lanjut, Ketua Senat Mahasiswa, Siti Qomariah menjelaskan bahwa tujuan pokok organisasi kemahasiswaan adalah mendorong mahasiswa INAIFAS menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau professional yang dapat menerapkan, mengembangkan, dan menciptakan ilmu keislaman, teknologi, dan/atau seni yang berlandaskan islam Ahlusunnah Wal Jama`ah An-Nahdliyah.

“Selain itu, juga mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan
pemberdayaan potensi, taraf hidup masyarakat, dan memperkaya kebudayaan yang berlandaskan islam dan berwawasan kebangsaan” Tuturnya.

Kongres Mahasiswa Ke-II akan diselenggarakan pada tanggal 27-28 September 2021 di Kampus Induk INAIFAS, Jalan Semeru No.09 Kencong, Jember, Jawa Timur.

Sebagaimana yang tertuang di dalam SK Rektor No.223 Tentang Pendoman Organisasi Kemahasiswaan INAIFAS Kencong Jember Tahun 2020 bahwa Kongres Mahasiswa berfungsi untuk :
a. Membahas dan menetapkan tata tertib Kongres Mahasiswa Institut.
b. Membahas dan menetapkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus SEMA-Institut dan DEMA
Institut.
c. Membahas dan menetapkan GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi) SEMA-Institut dan DEMA-Institut.
d. Membahas dan menetapkan GBHK (Garis Besar Haluan Kerja) SEMA-Institut dan DEMA-Institut.
e. Membahas dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Lembaga Kemahasiswaan di tingkat Institut
d. Merumuskan dan menetapkan rekomendasi Kongres Mahasiswa Institut.

Kongres Mahasiswa merupakan forum normatif tertinggi organisasi di tingkatan Institut. Anggota/Peserta Kongres Mahasiswa adalah pengurus SEMA, DEMA, HMPS, UKM/UKK di lingkungan INAIFAS.

Tingkatkan Kualitas Literasi, Penerima KIP Selenggarakan Bedah Buku

Tingkatkan Kualitas Literasi, Penerima KIP Selenggarakan Bedah Buku

Bagikan sekarang

Tingkatkan Kualitas Literasi, Penerima KIP Selenggarakan Bedah Buku

Hampir setiap seminggu sekali, mahasiswa penerima beasiswa KIP menyelenggarakan kegiatan.
Kali ini, mereka menggandeng Sinta Bella, penulis buku “Luka Pertiwi”. Kegiatan inj digelar dengan skema bertajuk “Garda Inspiratif” yang dikoordinir oleh Ginanjar Adi Saputra, S.Pd.I, staf khusus rektorat.

Sinta Bella merupakan Presiden DEMA INAIFAS 2018-2019 yang kreatif dalam pengolahan konten melalui tulisan maupun saluran YouTube-nya.

Acara yang digelar santai pada Minggu (12/09) dihadiri puluhan mahasiswa. Mereka sangat antusias mendengarkan ulasan isi buku yang disampaikan penulisnya.

“Buku ini lahir karena ketidaksengajaan yang berawal dari sebuah hati yg tersakiti,” tutur sang penulis yang biasa disapa Bella.

Terdapat dua makna yang diangkat dari kata “Pertiwi”, yaitu Perempuan dan Bumi Indonesia. Dengan demikian Bella memposisikan dirinya sebagai perempuan Indonesia dalam penulisannya. Tulisan dalam buku tersebut dia selesaikan dalam durasi 2018-2021.

“Mengkritik menggunakan karya tulis sebenarnya mencari aman, karena makna dari tulisan kita tergantung pada analisa pembaca. Itulah kenapa beberapa bait yang saya cantumkan dalam buku tersebut berisi kritikan,” papar Bella lebih lanjut.

Bait puisi terakhir dalam buku Luka Pertiwi sengaja ia buat karena menunjukkan bagaimana rasa sayangnya untuk sang ibu tercinta, hingga kemudian ia ingin menghadiahkan buku Luka Pertiwi untuk mendiang ibunya.

“Motivasi dari perjalanan Kak Bella mulai dari menulis hingga dengan menerbitkan buku tersebut, membuat kami terinpirasi dan tak mau kalah untuk giat mendalami bakat dalam penulisan. Kak Bella juga menjelaskan, menulis bukanlah suatu kemampuan yang Allah berikan langsung kepada mahklukNya, akan tetapi kemampuan yang harus digali, dipelajari, dan didalami hingga menjadi seorang penulis profesional.” kata Umi Khunainah, penerima beasiswa KIP 2021.

(Laporan Kegiatan ini ditulis oleh Ginanjar Adi Saputra, S.Pd.I., staf khusus Rektorat sekaligus koordinator dan penanggungjawab kegiatan KIP)

ISI WAKTU NGABUBURIT, BEM INAIFAS GELAR TADARUS PUISI RAMADHAN

ISI WAKTU NGABUBURIT, BEM INAIFAS GELAR TADARUS PUISI RAMADHAN

Bagikan sekarang

Kencong, (16/05/2020). Kementerian Sosial dan Budaya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember, menggelar kegiatan Tadarus Puisi Ramadhan melalui live on Instagramnya @bem_inaifas_jember, di Kampus I INAIFAS, Jalan Semeru No 09 Kencong Jember, Sabtu sore (16/05).

Kegiatan ini mengusung tema “Merayu Bulan Ramadhan, Meramu Keberkahan”. Tak tanggung-tanggung, tiga penyair andalan INAIFAS hadir dan menghibur penonton dengan berbagai sajaknya.

Di antaranya Sinta Bella, M. Kholil Rafi’i, dan Nurahmad Tohirin. Ketiganya berasal dari Fakultas Tarbiyah.

Menteri Sosial dan Budaya BEM INAIFAS, Nurmaidah mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menambah semangat kecintaan terhadap karya sastra. “Juga, bisa menginspirasi mahasiswa dalam melestarikan karya sastra puisi sebagai karya yang tetap dilestarikan sepanjang masa, sebagai bukti perjalanan sejarah.” katanya.

Senada hal tersebut, Muhsin, Menteri Dalam Negeri BEM INAIFAS, yang mewakili sambutan Presiden Mahasiswa sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dia menyatakan akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berbasis online.

“Karena bagaimanapun juga meski di tengah wabah Pandemi ini, teman-teman masih bersemangat dan tidak kehabisan akal untuk terus bisa produktif,” kata Muhsin.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak 15.30 WIB hingga 17.15 WIB. Diikuti kurang lebih 40-50 akun Instagram, di antaranya dari kalangan mahasiswa, pelajar dan dosen.

Penulis : Ar-Razii
Foto : Ferdi Hasan