Festival Al-Banjari se-Jatim, Cara Dema Inaifas Bumikan Shalawat

Festival Al-Banjari se-Jatim, Cara Dema Inaifas Bumikan Shalawat

Bagikan sekarang

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember sukses menggelar Festival Hadrah Al-Banjari se-Jawa Timur. Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Kampus setempat, Ahad (13/11/2022).

Ketua Dema Inaifas, Mila Agustin mengatakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini merupakan salah satu upaya Dema Inaifas membumikan shalawat kepada generasi muda dan masyarakat.

“Dengan adanya festival hadrah ini, kami ingin melestarikan seni budaya ini agar tidak punah ditelan zaman,” katanya.

Perempuan kelahiran 27 Februari 2000 ini menjelaskan bahwa Festival Al-Banjari ini sudah memasuki periode ke-V. Yaitu pada tahun 2017, 2018, 2019, 2020 dan 2022.

“Sedangkan pada tahun 2021, kita vacum karena pandemi. Sehingga dapat selenggarakan kembali tahun 2022 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni) Mohammad Dasuki, M.Pd memberikan apresiasi kepada mahasiswanya yang tengah berjuang dan syiar mendakwahkan Islam melalui shalawat.

“Kami sangat bangga kepada teman-teman mahasiswa yang antusias menghidupkan kegiatan keislaman di lingkungan kampus dan masyarakat,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Abah Dasuki ini berharap dengan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat serta mempromosikan kampus Inaifas kepada pelajar tingkat SMA hingga kepada masyarakat umum.

“Sebagai kampus yang berbasis pesantren kegiatan seperti ini memang harus rutin digelar sebagai upaya melestarikan budaya pesantren dan Islam,” harapnya.

Diketahui, Festival Al-Banjari ini diikuti 60 peserta grup tingkat pelajar dan umum yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pada kegiatan tersebut diambil 10 grup terbaik dan 1 grup dengan jinggle terbaik.

Berikut ini 10 finalis grup terbaik dan grup jinggle terbaik

  1. TBMW (Ijen Bondowoso)
  2. Al-Mujtaba (UIN KHAS Jember)
  3. Syauqul Musthofa (UIN KHAS Jember)
  4. Muhibbul Musthofa (UIN KHAS Jember)
  5. Assyauqon (PP Salafiyah Syafi’iyah Situbondo)
  6. Ashabishuffah (Banyuwangi)
  7. Alimunsyarif (Lumajang)
  8. Al-Abror (Lumajang)
  9. Ashabul Muhyi (MA Nuris Jember)
  10. Al Aziz JR (Jombang)

Sedangkan Jinggle Terbaik diraih Al-Jabbar Singh (Sumbermujur Lumajang).

Dema Inaifas Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an Se-Jember Lumajang

Dema Inaifas Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an Se-Jember Lumajang

Bagikan sekarang

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an. Kegiatan yang diikuti puluhan pelajar tingkat SLTA se-Jember Lumajang ini dipusatkan di Halaman Kampus setempat, Sabtu (12/11/2022).

Presiden Dema Inaifas Mila Agustin mengatakan kegiatan dimaksudkan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sekaligus Hari Lahir (Harlah) Inaifas Kencong ke-24 tahun.

“Ini juga sebagai bentuk menumbuhkan kecintaan Al-Qur’an pada generasi muda khususnya pelajar,” ujarnya.

Mila berharap peserta dapat menunjukkan kemampuan di hadapan dewan juri sekaligus mampu mengembangkan diri di bidang tilawati qur’an.

“Tilawatil Qur’an ini juga, dapat dijadikan momentum untuk berefleksi, memperbaiki diri dan meningkatkan akhlak yang mulia,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV (Bidang Pengembangan Lembaga dan Sarana Prasarana) Gus Ahmad Zuhairuz Zaman, B.Sc., M.H menegaskan, bahwa umat Islam harus mampu membangun nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikannya solusi  dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

“Al-Qur’an juga harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan, sekaligus solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa,” katanya.

Katib PCNU Kencong ini menyampaikan bahwa proses peningkatan pengetahuan tidak boleh berhenti, namun harus berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman.

Salah satunya dengan iqra (bacalah), yang memiliki makna agar setiap umat Islam menekankan kepada pemupukan ilmu pengetahuan secara terus-menerus yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi.

“Generasi Qur’ani juga tidak hanya sekadar sanggup membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungannya agar bisa mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian. Inilah salah satu ciri dari SDM (Sumber Daya Manusia) unggul sesuai dengan nafas Al-Qur’an,” tandasnya.

Diketahui, terdapat dua kategori dalam perlombaan MTQ ini, yaitu Tartilul Qur’an dan Tilawatil Qur’an. Pada kategori Tartilul Qur’an terdapat 3 peserta terbaik, di antaranya, terbaik 3 diraih oleh Riski Awalina delegasi MA Roudhotul Tholabah Umbulsari dengan nilai 93, disusul terbaik 2 Laudya Arabela delegasi SMAN 2 Lumajang dengan nilai 93,5. Kemudian terbaik 1 dengan nilai 95 dimenangkan oleh Najla Achmal Khoridah delegasi MAN 1 Jember.

Sedangkan khusus kategori Tilawatil Qur’an diambil 6 terbaik;

  1. Muhammad Fathoni Dailani delegasi MA Fatihul Ulum Al-Mahfudz (98 poin)
  2. Fatihatul Luthfiyah delegasi MA Miftahul Arifin Pasirian (96 poin)
  3. Muhammad Khoiron Rosyadi delegasi MA Syarifuddin Lumajang (95 poin)
  4. Ivan Milu Hadi delegasi MA Syarifuddin Lumajang (95 poin)
  5. M. Aril Al-Hidayah delegasi MA Fatihul Ulum Al-Mahfudz (91,5 poin)
  6. Iqbal Taufiq delegasi SMK Islam Al-Azhar Ledokombo Jember (91 poin)
UKM Pers Al-Hikam Adakan Seminar hingga Lomba Puisi

UKM Pers Al-Hikam Adakan Seminar hingga Lomba Puisi

Bagikan sekarang

Di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Al-Hikam Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember mengadakan Seminar Kepemudaan pada Ahad (30/10/2022). Kegiatan mengusung tema ‘Privilege Pemuda sebagai Ujung Tombak’ ini dipusatkan di Auditorium Kampus Inaifas Jalan Semeru No. 09 Kencong.

Seminar tersebut menghadirkan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Kencong, Muhammad Ridwan Hamid.

Ketua UKM Pers Al-Hikam Febri Khoirunnas mengatakan, dalam rumusan Sumpah Pemuda ditemukan betapa gelora semangat para pemuda berkobar untuk menciptakan kesatuan dan persatuan.

“Semangat juang dalam isi Sumpah Pemuda bisa menjadi contoh nyata bagi generasi muda saat ini untuk mengambil langkah dalam mengisi kemerdekaan,” cetus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agam Islam (PAI) ini.

Febri mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta telah berpartisipasi mengikuti kegiatan ini serta mengucapkan selamat bagi para pemenang lomba video berpuisi.

Diketahui, selain seminar juga diselenggarakan lomba video berpuisi. Adapun juara pertama dimenangkan oleh Jamaluddin mahasiswa prodi PAI semester III, Juara kedua diraih Siti Fatimatuz Zahra mahasiswa prodi PAI semester 5. Kemudian disusul Eka Wulandari mahasiswa prodi PAI semester V sebagai juara ketiga.

Pada kesempatan ini, Muhammad Ridwan Hamid menjelaskan bahwa pemberian makna yang mendalam terhadap Sumpah Pemuda akan menumbuhkan semangat juang mendapatkan suatu pencapaian tertentu.

“Makna Sumpah Pemuda yang bisa diambil adalah semangat terus berkobar sekalipun banyak rintangan seperti yang dilakukan para pemuda generasi terdahulu,” ungkapnya.

Aktivis Muda NU yang bergelut di dunia kesenian dam budaya ini menambahkan bahwa masyarakat Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia sebagai komunikasi universal dalam negara. Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa. Inilah makna Sumpah Pemuda yang perlu dipahami.

“Kita tentu hafal betul, bahwa negara kita terdiri dari ratusan suku dengan ratusan bahasa daerah yang digunakan dalam lingkup lokal wilayah tertentu. Namun bahasa Indonesia tetap menjadi pemersatu kita,” tandasnya.

Sementara Ketua Dema Inaifas Mila Agustin mengapresiasi kegiatan tersebut. Dirinya berharap peringatan Sumpah Pemuda ini benar-benar menjadi refleksi bagi generasi muda hari ini.

“Semoga mahasiswa Inaifas tidak kehilangan ruh semangat persatuan dan kesatuan. Mari terus berkarya dan berkontribusi untuk bangsa Indonesia,” tutupnya.

Seminar Kepemudaan Digelar Dema Inaifas di Hari Sumpah Pemuda

Seminar Kepemudaan Digelar Dema Inaifas di Hari Sumpah Pemuda

Bagikan sekarang

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember menggelar seminar kepemudaan bertajuk ‘Peran Pemuda dalam Perspektif Islam dan Meneladani Masa Muda Nabi Muhammad SAW’. Kegiatan dipusatkan di aula Kampus setempat pada Jum’at (28/10/2022).

Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) yang ke-94 tahun bertepatan tanggal 28 Oktober 2022. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Pengurus Karang Taruna Kabupaten Jember Ginanjar Adi Saputra, S.Pd dan Ketua PAC MDS Rijalul Ansor Jombang Gus Ahmad Khoiron Hasan.

Presiden Mahasiswa Dema Inaifas Mila Agustin menyampaikan, peringatan Hari Sumpah Pemuda ini selalu memilik arti penting karena ancaman-ancaman terhadap kesatuan Indonesia selalu ada bersamaan dengan cita-cita mewujudkan kejayaan Indonesia.

“Pemuda hari ini adalah tokoh-tokoh yang akan berperan pada masa yang akan datang. Apa yang dilakukan oleh pemuda di masa sekarang juga menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang,” katanya.

Menurutnya, mandat pemuda saat ini adalah menjadikan nilai-nilai persatuan di atas segala-galanya. Memandang keberagaman sebagai anugerah yang berharga untuk dirangkai menjadi kekuatan yang luar biasa menggapai kejayaan Indonesia.

“Ada satu kata kunci dalam Sumpah Pemuda yang dideklarasikan para pendahulu kita itu sehingga manfaatnya dapat kita rasakan hingga saat ini, berupa kemerdekaan negara, bebas dari belenggu penjajahan. Apa kata kunci tersebut? Tiada lain adalah persatuan,” tegasnya.

Sementara Rektor Inaifas Rijal Mumazziq Zionis, M.H.I mengatakan Sumpah pemuda yang dirumuskan di Jakarta menandai kebangkitan para kawula muda menuju satu cita-cita bersama, yakni merdeka. Tak aneh, 17 tahun selepas itu dideklarasikan, bangsa ini bisa memproklamasikan diri sebagai entitas bangsa dan negara yang merdeka.

“Sebagaimana diketahui bersama, kawula muda saat itu bersumpah tiga hal, yakni (1) bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia; (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia,” urainya.

Rijal mengajak mahasiswa sebagai generasi muda untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-94 ini sebagai momentum untuk meningkatkan semangat bersama membangun bangsa.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk mampu membangun persatuan bangsa dan menggapai cita-cita kejayaan Indonesia,” tandasnya.

Dema Inaifas Sukses Gelar Turnamen Futsal

Dema Inaifas Sukses Gelar Turnamen Futsal

Bagikan sekarang

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong sukses menggelar Turnamen Futsal Inaifas Cup tahun 2022. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Gotong Royong, Kecamatan Kencong pada Sabtu hingga Ahad (08-09/10/2022).

Kegiatan merupakan bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-24 bagi kampus yang terletak di Jember bagian selatan ini. Terdapat 15 tim terbaik yang dipertandingkan dalam turnamen tersebut. Keseluruhan tim bermain dengan sistem gugur. Artinya, tim yang lolos akan melaju ke babak selanjutnya.

Ketua Dema Inaifas Mila Agustin mengatakan kegiatan turnamen ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan melatih mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat khususnya di bidang olahraga.

“Kita berharap, mereka tidak hanya menguasai bidang akademik tetapi mereka juga mampu berkompetisi di berbagai bidang. Salah satunya olahraga,” kata Presiden Mahasiswa Dema Inaifas ini.

Ia menegaskan bahwa untuk memberikan kontribusi kepada kampus, dapat dilakukan dengan berbagai hal. Ia juga menyampaikan bahwa salah satu mahasiswa Inaifas mampu membawa nama baik kampus dengan lolos masuk Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia hingga mewakili di Piala Dunia Turki awak Oktober lalu.

“Dia adalah Muhammad Shiddiq Bahiri mahasiswa prodi PBA. Setelah turnamen ini digelar sudah nampak pemain-pemain terbaik. Nanti bisa diikutkan pada turnamen di luar kampus untuk mewakili Inaifas,” ungkap dia penuh semangat.

Mahasiswi semester akhir ini juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai ajang memperat solidaritas dan kekompakan mahasiswa dari fakultas, prodi dan organisasi intra-eksra di lingkungan kampus Inaifas.

Disebutkan, hasil turnamen ini menetapkan 1 tim terbaik dari PMII Rayon Febi Komisariat Inaifas sebagai juara. Dirinya juga berpesan agar tetap menjaga sportifitas dan memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi.

“Selamat kepada PMII Rayon Febi Inaifas. Terima kasih seluruh tim yang sudah berpartisipasi. Sukses selalu guyun rukun mahasiswa Inaifas maju dan jaya,” pungkasnya.

Dema Inaifas Sukses Dongkrak Perekonomian Masyarakat Lewat Event Pasar Budaya

Dema Inaifas Sukses Dongkrak Perekonomian Masyarakat Lewat Event Pasar Budaya

Bagikan sekarang

Upaya mahasiswa di Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dalam mendongkrak perekonomian masyarakat melalui event Pasar Budaya Tempoe Doeloe sukses digelar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (16-17/07/2022).

Agenda ini bertempat di bekas Pabrik Gula PTPN XI Gunungsari Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Kawasan itu pula, disebut sebagai Kampung Londo, bangunan bersejarah peninggalan era Belanda.

Presiden Mahasiswa Dema Inaifas, Mila Agustin mengatakan kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya untuk merawat serta melestarikan kesenian, tradisi dan budaya yang ada di Jember, khususnya di Kecamatan Kencong.

“Tidak hanya itu, kita juga ingin membangkitkan kembali perekonomian masyarakat pasca pandemi melanda melalui bazar produk UMKM tradisional hingga modern,” katanya.

Menurut dia, pihaknya menyelenggarakan kegiatan ini berkolaborasi dengan berbagai pihak guna suksesnya acara.

“Terima kasih kepada seluruh lembaga yang ikut andil, juga sponsorship yang telah mendukung penuh event akbar ini,” ujarnya.

Agenda pertama yang digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Inaifas ini menggandeng beberapa komunitas dan instansi. Diantaranya Komunitas Perupa Jember (KPJ), Komunitas Kencong Kota Tua (KKT), Polres Jember dan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember.

Di kesempatan yang sama, Ketua panitia pelaksana Ahmad Laikul Hilal mengungkapkan kegiatan pasar budaya ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Hal itu terbukti dari ratusan tenda UMKM yang disediakan terisi penuh sejak H-1 kemarin.

“Alhamdulillah, euforia masyarakat sangat antusias dan pelaku UMKM ikut berpartisipasi, melebihi dari target yang kita rencanakan,” urainya.

Dikatakan selain tersedia bazar UMKM, agenda pamungkas adalah Karnaval Jadoel sebagai ajang perlombaan sekaligus melestarikan budaya di Kencong.

“Sekitar 10 regu yang ikut berpartisipasi dalam Karnaval Jadoel, ditambah perwakilan tiap HMPS Inaifas imbuhnya.

Disebutkan pemenang lomba Karnaval Jadoel diantaranya terbaik ketiga diraih oleh Pencak Silat Kera Sakti Mlokorejo, terbaik kedua diraih oleh Paguyuban Miniatur, dan terbaik pertama dimenangkan oleh SD Negeri 01 Kencong.

Lebih lanjut, Amin Nur Fahmi salah satu pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam bazar UMKM sangat mendukung kegiatan tersebut agar supaya rutin digelar.

“Alhamdulillah, dengan adanya event ini pelaku UMKM khususnya di Kecamatan Kencong sangat terbantu,” ucap dia.

Pemilik Apik Desain dan Printing Jember ini menilai melalui event ini, siklus perputaran ekonomi menjadi stabil.

Diketahui agenda tersebut didukung oleh beberapa sponsorship. Diantaranya Dira Kencong, Teh Sepeda Balap, Larisso Kencong dan, Dealer Honda. Selain itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kencong, Herda Cake Kencong, Apotik Anisa dan para donatur lainya.