Kerjasama Lintas Lembaga, UPZIS Inaifas Santuni Yatim dan Dhuafa

Kerjasama Lintas Lembaga, UPZIS Inaifas Santuni Yatim dan Dhuafa

Bagikan sekarang

Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Shadaqah (UPZIS) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong memberikan santunan untuk yatim dan dhuafa pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-24, Senin (14/11/2022) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kampus, Jalan Semeru No.09 Kencong, Jember.

Kegiatan itu bekerja sama dengan Yayasan Nurul Hayat Surabaya, Yatim Mandiri, BAZNAS Jember, NU-Care LAZISNU Jatim dan PC LAZISNU Kencong serta para donatur perseorangan.

Ketua UPZIS Inaifas Ahmad Zuhairuz Zaman, B.Sc., M.H mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah mendukung program tersebut.

“Ada 24 yatim dan 24 dhuafa, total ada 48 penerima santunan, uang saku dan sembako,” ucapnya.

Pihaknya berharap agar program tersebut setiap tahun terus meningkat baik jangkauan penerimanya maupun para sponsor serta dermawan yang telah mendukung program tersebut.

Selain pemberian santunan bagi yatim dan dhuafa, juga dilakukan proses penyerahan beasiswa secara simbolis kepada mahasiswa.

“Juga ada beasiswa dari Upzis Inaifas untuk 2 mahasiswa, beasiswa tersebut diberikan kepada Vindi Utami Abda (Prodi PGMI) dan Kuni Embun Pertiwi (Prodi PBA),” tutupnya.

Puncak Harlah 24 Tahun Inaifas Dibanjiri Ribuan Jamaah

Puncak Harlah 24 Tahun Inaifas Dibanjiri Ribuan Jamaah

Bagikan sekarang

Saat ini, Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember telah menapaki usia ke-24 tahun. Dalam rangka menyemarakkan, kampus yang terletak di Jalan Semeru No. 09 Kecamatan Kencong ini menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Milad Mubarak. Acara yang berlangsung sejak habis magrib hingga menjelang tengah malam ini digelar pada Senin (14/11/2022).

Dalam hal ini, Inaifas mendatangkan Majelis Shalawat Darul Musthofa Assunniyyah (Darmas) Lumajang. Majelis yang dipimpin oleh KH. Ali Ridwan ini mengajak komunitas jamaah setianya untuk hadir. Ribuan jamaah sejak usai Magrib memenuhi halaman kampus hingga malam hari.

“Sebagian dari mereka juga tidak kebagian tempat di halaman kampus sehingga harus rela mengikuti acara di beranda rumah penduduk sekitar halaman dengan menggunakan layar lebar,” kata Ketua Panitia Harlah, Nanang Budianto, M.Pd.

Ketua Program Studi PAI Pascasarjana ini menandaskan kegiatan tersebut merupakan ikhtiar meraih berkah maulid dan meminta doa kepada semua hadirin agar di hari jadinya ini, Inaifas segera berkembang beralih menjadi universitas.

“Tentu, ada juga unsur promosi kampusnya kepada hadirin yang hadir,” imbuhnya.

Hadrah al-Banjari yang dibawa oleh KH Ali Ridwan tampak rancak menabuh rebana dan vokalisnya syahdu melantunkan shalawat Nabi.

Dalam ceramahnya, Kiai Ali mengucapkan selamat hari lahir untuk Inaifas sekaligus mengajak kepada jamaah agar senantiasa mencintai dan meneladani akhlak Rasulullah.

“Kehadiran kita di sini adalah dalam rangka memperingati Maulid Nabi, oleh karena itu marilah kita senantiasa meneladani akhlak mulia beliau, sekaligus mendoakan kampus Inaifas agar dapat terus memberikan manfaat kontribusi untuk masyarakat” tambahnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlus Sholihin Jember KH M Mushoddiq Fikri Farouq (Gus Fikri) menyampaikan ada beberapa ciri-ciri orang yang mulia yaitu memiliki akhlak yang baik, menjaga sholatnya, dan tidak lupa sering bersholawat kepada Rasulullah.

Gus Fikri juga menyampaikan bahwa ketika nabi Muhammad SAW lahir ada beberapa pertanda yang terjadi yaitu Arsy menjadi begitu cerah, Singgahsana Allah berubah menjadi semakin megah.

“Selain itu, Langit dan bumi menjadi lebih terang dari biasanya, Malaikat bergembira merayakan kelahiran Rasulullah,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan momentum untuk mengingat, mencontoh dan menerapkan nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Baginda Rosulullah dalam keseharian.

“Dengan selalu berpegang pada ajaran Baginda Nabi Muhammad SAW, maka kehidupan akan selalu dilimpahi barokah,” jelasnya.

Diketahui, kegiatan itu menghadirkan Rais PBNU KH Ahmad Sadid Jauhari, Wakil Katib PWNU Jatim KH Khoiruzzad Maddah, dan Pengasuh Pesantren Riyadlus Sholihin Jember KH M Mushoddiq Fikri Farouq (Gus Fikri). Serta pemimpin Jam’iyyah Shalawat Darus Musthofa Assunniyyah Lumajang KH Ali Ridwan.

Pelepasan Ribuan Merpati Warnai Peringatan Harlah Kampus

Pelepasan Ribuan Merpati Warnai Peringatan Harlah Kampus

Bagikan sekarang

Sebanyak 5.000 merpati turut mewarnai peringatan Milad ke-24 tahun Insitut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas). Acara yang diikuti komunitas burung dara se-Kabupaten Jember ini dipusatkan di halaman kampus setempat pada Senin (14/11/2022) siang.

Tampak hadir jajaran rektorat, dekan, kaprodi, karyawan, dan dosen serta mahasiswa memadati area halaman kampus untuk menyaksikan ribuan merpati berterbangan.

Direktur Pascasarjana, Dr Titin Nurhidayati, M.Pd.I mengatakan pelepasan burung merpati ini menandakan kampus Inaifas menggantungkan cita-citanya setinggi mungkin.

“Tentu proses alih status menjadi universitas merupakan cita-cita kami dalam memajukan kampus tercinta ini,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku pelepasan merpati ini merupakan kali pertama dalam peringatan hari lahir kampus Inaifas.

“Pelepasan merpati ini ada filosofinya, bahwa merpati ini akan terbang tinggi, tapi tidak pernah ingkar janji,” ujarnya.

Oleh karena itu, bahwa cita-cita kampus setinggi langit tetapi tidak pernah ingkar janji, tidak pernah melupakan jasa-jasa para pendahulu yang telah berjuang.

“Menginjak usia 24 tahun ini tentu juga sebagai momen berefleksi, berbenah apa yang kurang, menuntaskan apa yang belum,” ujarnya.

Dirinya mengajak kepada seluruh sivitas akademika agar selalu kompak ikhlas dan semangat dalam mengabdi dan berjuang di kampus dakwah Inaifas.

Jalan Sehat Meriahkan Milad 24 Tahun Inaifas

Jalan Sehat Meriahkan Milad 24 Tahun Inaifas

Bagikan sekarang

Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember mengadakan jalan sehat dan bagi-bagi hadiah, Senin (14/11/2022). Pelepasan jalan sehat ini dilakukan Rektor Inaifas, Rijal Mumazziq Zionis, M.H.I.

Sekretaris Panitia Harlah, Mohammad Abdul Basir, S.Pd.I mengungkapkan jalan sehat ini merupakan serangkaian peringatan milad ke-24 tahun kampus Inaifas.

“Tujuannya adalah untuk memeriahkan peringatan kampus kita tercinta. Sekaligus bagi-bagi hadiah bagi peserta yang beruntung,” ujarnya.

Usai jalan sehat, dilakukan pengundian doorprize bagi peserta yang beruntung. Adapun hadiah yang diperebutkan meliputi Kulkas, Kipas Angin, Rice Cooker, Setrika dan Almari. Selain itu, sarung, jilbab, kompor gas, mangkok dan berbagai alat perabotan lainnya.

Sementara itu, Staf Administrasi Umum Santi Puspitasari, S.H merasa bersyukur dan senang telah mendapatkan hadiah utama dalam acara tersebut yaitu Kulkas.

“Alhamdulillah, senang sekali dapat hadiah kulkas. Kebetulan di rumah belum punya kulkas. Semoga bermanfaat,” ucapnya.

Santi juga berharap, di usia ke-24 tahun ini kampus Inaifas dapat terus menghasilkan lulusan-lulusan yang berguna dan siap berkiprah di segala lini.

“Sesuai moto kampus, yaitu menghasillan lulusan yang Beradab, Berilmu dan Berdakwah,” tandasnya.

Diketahui, kegiatan diikuti ribuan peserta meliputi unsur struktural, dosen dan mahasiswa. Jalan sehat ini juga diikuti seluruh lembaga pendidikan di Kecamatan Kencong dan Jombang.

Khatmil Qur’an bil Ghoib oleh 25 Mahasiswa Tahfidz Inaifas

Khatmil Qur’an bil Ghoib oleh 25 Mahasiswa Tahfidz Inaifas

Bagikan sekarang

Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember menggelar Khatmil Qur’an bil Ghoib dalam rangka peringatan Milad ke-24 tahun sekaligus maulid Nabi Muhammad Saw.

Tema besar pada momentum Hari Lahir (Harlah) tahun ini adalah ‘Mengokohkan Kampus sebagai Lembaga Pendidikan, Sosial dan Dakwah’.

Ketua Panitia Harlah Nanang Budianto, M.Pd.I mengatakan kegiatan tersebut merupakan serangkaian peringatan maulidurrasul dan hari lahir ke-24 tahun kampus Inaifas.

“Sejumlah 25 mahasiswa tahfidz Inaifas turut kami libatkan dalam khatmil Qur’an bil ghoib ini,” ujarnya kepada Inaifas.ac.id, Senin (14/11/2022) pagi.

Sementara Dekan Fakultas Tarbiyah, M Bustanul Ulum, M.Pd menjelaskan dalam Khotmil Qur’an bil Ghoib ini, para hafidz dan hafidzah (penghafal Al-Qur’an) ini membaca Al-Qur’an secara berkelompok.

“Mereka membaca Al Qur’an tanpa harus memegang mushaf,” jelasnya.

Dirinya berharap, apabila dengan kegiatan tersebut pihaknya senantiasa mendapatkan ridho dan keberkahan dari Allah Swt serta syafaat nabi Muhammad Saw.

“Serta berharap mendapatkan kemudahan dan kelancaran menjelang alih status menjadi universitas,” pungkasnya.

Dema Inaifas Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an Se-Jember Lumajang

Dema Inaifas Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an Se-Jember Lumajang

Bagikan sekarang

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an. Kegiatan yang diikuti puluhan pelajar tingkat SLTA se-Jember Lumajang ini dipusatkan di Halaman Kampus setempat, Sabtu (12/11/2022).

Presiden Dema Inaifas Mila Agustin mengatakan kegiatan dimaksudkan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sekaligus Hari Lahir (Harlah) Inaifas Kencong ke-24 tahun.

“Ini juga sebagai bentuk menumbuhkan kecintaan Al-Qur’an pada generasi muda khususnya pelajar,” ujarnya.

Mila berharap peserta dapat menunjukkan kemampuan di hadapan dewan juri sekaligus mampu mengembangkan diri di bidang tilawati qur’an.

“Tilawatil Qur’an ini juga, dapat dijadikan momentum untuk berefleksi, memperbaiki diri dan meningkatkan akhlak yang mulia,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV (Bidang Pengembangan Lembaga dan Sarana Prasarana) Gus Ahmad Zuhairuz Zaman, B.Sc., M.H menegaskan, bahwa umat Islam harus mampu membangun nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikannya solusi  dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

“Al-Qur’an juga harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan, sekaligus solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa,” katanya.

Katib PCNU Kencong ini menyampaikan bahwa proses peningkatan pengetahuan tidak boleh berhenti, namun harus berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman.

Salah satunya dengan iqra (bacalah), yang memiliki makna agar setiap umat Islam menekankan kepada pemupukan ilmu pengetahuan secara terus-menerus yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi.

“Generasi Qur’ani juga tidak hanya sekadar sanggup membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungannya agar bisa mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian. Inilah salah satu ciri dari SDM (Sumber Daya Manusia) unggul sesuai dengan nafas Al-Qur’an,” tandasnya.

Diketahui, terdapat dua kategori dalam perlombaan MTQ ini, yaitu Tartilul Qur’an dan Tilawatil Qur’an. Pada kategori Tartilul Qur’an terdapat 3 peserta terbaik, di antaranya, terbaik 3 diraih oleh Riski Awalina delegasi MA Roudhotul Tholabah Umbulsari dengan nilai 93, disusul terbaik 2 Laudya Arabela delegasi SMAN 2 Lumajang dengan nilai 93,5. Kemudian terbaik 1 dengan nilai 95 dimenangkan oleh Najla Achmal Khoridah delegasi MAN 1 Jember.

Sedangkan khusus kategori Tilawatil Qur’an diambil 6 terbaik;

  1. Muhammad Fathoni Dailani delegasi MA Fatihul Ulum Al-Mahfudz (98 poin)
  2. Fatihatul Luthfiyah delegasi MA Miftahul Arifin Pasirian (96 poin)
  3. Muhammad Khoiron Rosyadi delegasi MA Syarifuddin Lumajang (95 poin)
  4. Ivan Milu Hadi delegasi MA Syarifuddin Lumajang (95 poin)
  5. M. Aril Al-Hidayah delegasi MA Fatihul Ulum Al-Mahfudz (91,5 poin)
  6. Iqbal Taufiq delegasi SMK Islam Al-Azhar Ledokombo Jember (91 poin)