Peresmian Basecamp Garda Inspiratif

Peresmian Basecamp Garda Inspiratif

Bagikan sekarang

Kelompok Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP-Kuliah INAIFAS kembali melakukan kegiatan pengembangan diri bertajuk “Millennial yang Bersinergi Positif”.

Selain mengadakan bincang santai, kegiatan pada sore itu ialah meresmikan basecamp “Garda Inspiratif” bertempat di Rumah Bapak Ginanjar Adi Saputra, Kraton, Kencong. (29/08/2021).

Wakil Rektor II INAIFAS Akhmad Zaeni mengatakan bahwa menjadi millenial yang bersinergi positif tidaklah mudah, sehingga tidak semua orang menerimanya dengan positif juga, dan tidak sedikit pula yang menerimanya dengan negatif tergantung bagaimana cara kamu menyampaikan hal yang positif tersebut agar diterima dengan positif pula.

“Semua orang terlahir dalam keadaan cerdas, tapi tidak semua orang itu pintar. Ada juga orang yg cerdas namun bodoh yaitu dialah orang yang tidak mau menggali kecerdasannya” Terang Zaeni.

Setelah melakukan bincang santai acara selanjutnya yaitu peresmian Basecamp Garda Inspiratif yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Bapak Mohammad Dasuki M.Pd selaku Wakil Rektor III INAIFAS dan juga pemotongan tumpeng oleh Wakil Rektor II INAIFAS yaitu Bapak Akhmad Zaeni, M.Pd.

Garda Inspiratif adalah nama dari kumpulan mahasiswa penerima Beasiswa KIP. Nama Garda Inspiratif diambil karena terdapat makna dan harapan semoga mahasiswa penerima beasiswa KIP bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk tetap berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik.

Sementara Wakil Rektor III Mohammad Dasuki berharap dengan adanya fasilitas basecamp ini bisa lebih memudahkan mahasiswa KIP-Kuliah dalam mengembangkan potensinya dan lebih produktif dalam berkarya.

“Ada fasilitas komputer dari Mas Ginanjar bisa dimanfaatkan dengan baik”. Kata Dasuki Alumnus IAI Al-Khozini Sidorajo itu.

Giat bincang santai dan peresmian basecamp itu dihadiri oleh Bapak Ahmad Zaeni M.Pd, Bapak Mohammad Dasuki M.Pd, Bapak Ginanjar Adi Saputra S.Pd.I beserta istri dan mahasiswa/i penerima beasiswa KIP-Kuliah INAIFAS tahun 2020 dan 2021.(fkn)

INAIFAS Gelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda dengan Kemenpora RI

INAIFAS Gelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda dengan Kemenpora RI

Bagikan sekarang

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) tak henti-hentinya terus berupaya menumbuhkan minat jiwa kewirausahaan dikalangan anak muda Indonesia khususnya mahasiswa dalam rangka menghadapi bonus demografi. Para pemuda harus berfikir menjadi job creator bukan job seeker.

Apa yang sedang dikerjakan Kemenpora adalah dalam rangka mempersiapkan generasi muda, calon-calon pemimpin khususnya bagi para mahasiswa. Di era digital 4.0 ini tidaklah cukup jika hanya dibekali dengan pengetahuan akademik saja, tetapi harus ada tambahan bekal seperti jiwa kewirausahaan.

Hal itu disampaikan Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am saat membuka kuliah kewirausahaan pemuda bersama Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong Jember secara virtual dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, senin pagi. (06/9)

Lapangan pekerjaan semakin hari akan semakin sedikit. Jangan sampai anak muda lulusan kampus ini menjadi pencari kerja tetapi harus sudah berfikir menjadi pencipta lapangan kerja di tengah masyarakat.

“Situasi ini yang menjadikan Kemenpora harus memiliki fokus tentang apa yang akan dilakukan yakni mendorong kewirausahaan dikalangan mahasiswa adalah salah satu hal yang sangat penting saat ini. Apalagi akan berhadapan dengan bonus demografi,” tutur Asrorun Ni’am.

Kemenpora telah menetapkan 5 program prioritas yang dijadikan sebagai panduan selama kegiatan dari tahun 2020-2024. Kuliah kewirausahaan ini masuk dalam program prioritas yang kedua yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Soleh menambahkan, kegiatan kewirausahaan pemuda ini menjadi salah satu dari lima program prioritas Kemenpora yang terus diberikan atensi oleh Menpora.

“Terima kasih atas kerjasama dan kolaborasi antara Kemenpora dengan INAIFAS Kencong Jember ini semoga terus berlanjut dalam berbagai spektrum pengembangan kepemudaan,” tambahnya.

Sementara Rektor INAIFAS Rijal Mumazziq Zionis mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan kemitraan yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir ini antara Kemenpora dengan INAIFAS.

“Ini merupakan kemitraan yang sungguh startegis dalam rangka berpartisipasi mengisi program-program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenpora RI” katanya.

Oleh karena itu, ia pun mengucapkan terimakasih atas kerjasama ini.

“Kami dari civitas akademika INAIFAS mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Menpora Zainudin Amali dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am yang mendukung pelaksanaan program kewirausahaan di INAIFAS ini,” jelasnya.

Kuliah Kewirausahaan Pemuda bertajuk “Peran Pemuda dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi melalui Usaha yang Kreatif dan Inovatif” berhasil menarik perhatian mahasiswa.

Terbukti sekitar kurang lebih 400 peserta yang mengikuti kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda ini.(haz)

Aliansi PKPT IPNU IPPNU Se-Jember, Gelar Aksi Turun Jalan

Aliansi PKPT IPNU IPPNU Se-Jember, Gelar Aksi Turun Jalan

Bagikan sekarang

Paradigma masyarakat ketika mendengar mahasiswa turun ke jalan, terkesan dianggap hal negatif seperti demonstrasi, kerusuhan, konvoi dan lain sebagainya. Padahal sebenarnya istilah turun ke jalan tidak selalu seperti itu.

Seperti halnya yang dilakukan Aliansi PKPT IPNU IPPNU Se-Kabupaten Jember yang meliputi PKPT IPNU-IPPNU UIN KHAS Jember, PKPT IPNU-IPPNU Universitas Jember, PKPT IPNU-IPPNU Politeknik Jember, PKPT IPNU-IPPNU Universitas Islam Jember dan PKPT IPNU-IPPNU IAI Al Falah As Sunniyyah Kencong Jember.

Aksi turun ke jalan Aliansi PKPT IPNU-IPPNU Se-Kabupaten Jember tersebut dilakukan di sekitar Alun-alun Jember, Sabtu Pagi, (4/09/2021).

Hanifatul Fitria selaku Ketua PKPT IPPNU INAIFAS mengatakan bahwa kegiatan ini di awali dengan menggalang donasi yang kepada para alumni, pembina, pengurus, anggota PKPT dan masyarakat secara umum. Tercatat terkumpul sejumlah kurang lebih 200 nasi bungkus.

“Aksi tersebut yakni melakukan kegiatan sosial berupa membagikan nasi bungkus kepada masyarakat. Kegiatan ini dimulai dari satu bulan sebelum acara ini dilaksanakan” Jelas Fitria.

Kegiatan tersebut bermula dari buah hasil inisiatif kedua lembaga PKPT IPNU-IPPNU INAIFAS dengan PKPT IPNU-IPPNU UIN KHAS Jember hingga melibatkan beberapa lembaga PKPT Se-Jember.

“Disitulah kami berdiskusi dan saling bertukar pikiran sehingga alhamdulillah bisa terselenggaranya kegiatan ini” Imbuhnya.

Kedepan pihaknya bersama Aliansi PKPT IPNU-IPPNU Se-Jember tersebut berencana akan melanjutkan kembali kegiatan tersebut satu bulan sekali secara rutin.

Selain menggelar aksi tersebut, juga sebagai forum silaturahmi antar kelembagaan untuk agenda diskusi untuk meningkatkan kualitas dari masing-masing PKPT dan saling berbagi pengalaman di masing-masing PKPT.

Sementara Ketua PKPT IPNU UIN KHAS Jember, Destyan Nico Pratama menambahkan mengaca pada Tri Dharma perguruan tinggi, maka mahasiswa tidak bisa disebut sebagai mahasiswa sejati apabila mereka belum melakukan pengabdian langsung kepada masyarakat.

“Maka dari itu aliansi PKPT IPNU-IPPNU Se-Jember dibentuk sebagai upaya untuk mengaktualisasikan pengabdian kepada masyarakat” Kata Destyan.

Sasaran dari kegiatan ini adalah para tunawisma yang minta-minta di pinggir jalan, para tukang becak, pengamen dan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami selaku mahasiswa melihat dampak dari pandemi sangat terasa bagi masyarakat kalangan bawah. Selain itu juga melihat kondisi masyarakat di Kota Jember tentunya yang mana kesenjangan ekonomi sangat terlihat” Imbuhnya

Destyan berharap, dari kegiatan ini mahasiswa selain kritis kepada sistem pemerintahan akan tetapi mereka juga harusnya peka akan kondisi sosial masyarakat pada masa-masa sulit ini.

“Selain itu, harapan kami kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pelajar NU ditingkat mahasiswa untuk terus berkembang, belajar dan bermasyarakat untuk kemaslahatan bersama” Ungkapnya.

Lagi, INAIFAS Fasilitasi Beasiswa KIP-Kuliah Tahun 2021

Lagi, INAIFAS Fasilitasi Beasiswa KIP-Kuliah Tahun 2021

Bagikan sekarang

Kabar gembira datang buat mahasiswa baru Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) calon penerima beasiswa tahun akademik 2021-2022, pasalnya INAIFAS untuk tahun ini masih diberi kuota dalam beasiswa KIP Kuliah dari Kemenag RI.

Hal itu terbukti saat penandatanganan pakta integritas oleh calon penerima beasiswa KIP Kuliah di hadapan pimpinan dan tim pengelola di Gedung Rektorat Jl. Semeru No. 09 INAIFAS Kencong Jember. Kamis, (19/08).

Rektor INAIFAS Rijal Mumazziq Zionis, M.H.I sangat bersyukur tahun ini INAIFAS masih diberikan kepercayaan untuk mengelola beasiswa KIP Kuliah oleh Kementerian Agama RI.

“Tahun 2020 kampus INAIFAS mendapatkan kuota 10 orang. Alhamdulillah, untuk tahun ini mendapatkan jatah kuota 15 orang” Tutur Rijal Alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama INAIFAS, Mohammad Dasuki, M.Pd menjelaskan ada dua misi yang menjadi tuntutan bagi calon penerima beasiswa KIP tersebut.

Diantaranya, pertama harus mempertahankan dan meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik. Kedua, bersedia aktif dan partisipatif dalam kegiatan organisasi Kemahasiswaan dan Institusi.

“Prestasi akademik sebagaimana dimaksud adalah bersedia meraih IPK minimal 3.00. Apabila IPK kurang dari 3.00 maka akan kita evaluasi” Kata pria yang akrab disapa Abah Dasuki.

Lebih lanjut, Dasuki berharap calon penerima beasiswa KIP tersebut mampu menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya, aktif berdiskusi dan bertanya serta terus memperbanyak pengalaman.

“Oleh sebab itu, mari ditata kembali niatnya dan bersungguh-sungguh dalam belajar” Imbuhnya.

Berdasarkan informasi dari Tim Pengelola Program Beasiswa KIP tersebut terdapat 15 calon penerima beasiswa KIP Kuliah dari berbagai lintas program studi yang dipilih. Diantaranya 8 calon mahasiswi dan 7 diantaranya mahasiswa.(har)

Survey Lapangan : Beasiswa KIP Kuliah Siap Diberikan kepada Calon Mahasiswa

Survey Lapangan : Beasiswa KIP Kuliah Siap Diberikan kepada Calon Mahasiswa

Bagikan sekarang

INAIFAS Kencong Jember melalui Tim Pengelola Beasiswa KIP Kuliah bergiat melakukan survey lapangan secara door to door di rumah calon penerima beasiswa.

INAIFAS termasuk salah satu kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang diberikan Beasiswa KIP Kuliah dari Kementerian Agama RI. Beasiswa tersebut dibuka sejak tanggal 31 Juli 2021 hingga ditutup 15 Agustus 2021.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Rektor III INAIFAS, Mohammad Dasuki, M.Pd pada saat melakukan survey lapangan calon penerima beasiswa KIP Kuliah, Selasa Pagi (17/08).

Menurutnya Lanjut Dasuki, Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) sendiri adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK/MA) atau sederajat yang memiliki potensi prestasi akademik yang baik, namun memiliki keterbatasan ekonomi.

“Berdasarkan informasi dari petugas pendaftaran, terdapat 120 berkas pendaftar yang masuk dan telah kami lakukan tahapan seleksi administrasi” Tutur Abah Dasuki selaku Ketua Tim Pengelola.

Lebih lanjut, Amak Fadholi, M.Pd selaku Anggota Tim Pengelola Beasiswa KIP mengatakan bahwa setelah melalui tahapan seleksi administrasi, yakni dilakukan tahapan survey lapangan pada calon penerima beasiswa KIP Kuliah.

“Survey lapangan ini bertujuan untuk memverifikasi ulang informasi dari berkas yang disetor kepada petugas dan guna melihat serta melakukan interview secara langsung dengan calon penerima dan orang tua” Jelasnya.

Fasilitas dari Program Beasiswa KIP Kuliah tersebut selain gratis biaya kuliah full 4 tahun juga ditambah living cost atau biaya hidup.

Giat survey lapangan tersebut berjalan lancar, dengan diikuti oleh 4 anggota Tim Pengelola Beasiswa KIP Kuliah diantaranya Mohammad Dasuki, M.Pd., Amak Fadholi, M.Pd., Ginanjar Adi Saputra, S.Pd.I dan Habib Aziz Ar Rozi.

Jalin Kerjasama dengan Pemkab Jember, INAIFAS Gelar Vaksinasi Massal

Jalin Kerjasama dengan Pemkab Jember, INAIFAS Gelar Vaksinasi Massal

Bagikan sekarang

Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah Kencong bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jember mengadakan vaksinasi massal bertempat di Kampus Hijau INAIFAS, Jalan Semeru No. 9 Kencong, Jember. Senin pagi. (09/08).

Kegiatan Vaksinasi Massal tersebut bertajuk Gerakan INAIFAS Sehat disambut baik masyarakat setempat.

Terbukti dari jumlah orang yang mendaftar vaksinasi melebihi target kuota yang sudah ditentukan.

Zainal Arifin selaku ketua panitia mengatakan kegiatan vaksinasi massal tersebut ditujukan kepada Dosen, Tenaga Kependidikan/Struktural, Mahasiswa, Alumni INAIFAS dan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, antusias dari peserta vaksinasi sangat baik dan sangat mendukung dengan adanya kegiatan vaksinasi ini, bahkan melebihi dari target 200 peserta” Tutur Arifin.

Sementara Mohammad Dasuki, M.Pd Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama menambahkan kegiatan vaksinasi massal ini merupakan buah hasil kerjasama INAIFAS dengan Pemkab Jember.

Menurutnya, lanjut Dasuki, tujuan diselenggarakan kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk ikhtiar kita dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Semoga dengan adanya vaksinasi massal ini dapat mempercepat serta semakin banyak masyarakat yang terlindungi” Kata pria yang kerap disapa Abah Dasuki.

Khusnul Khotimah salah satu mahasiswa INAIFAS turut memberikan respon baik dengan adanya vaksinasi massal tersebut.

“Kita semua berharap kegiatan vaksinasi massal ini mampu memberikan edukasi serta dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat pada umumnya tentang pentingnya vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan” Papar Khusnul perwakilan mahasiswa beasiswa KIP.

Giat vaksinasi massal tersebut diikuti lebih dari 200 peserta. Acara tersebut berjalan dengan baik dan lancar dengan tetap memenuhi protokol kesehatan secara ketat.

Kontributor : Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP