Diberi Pengalaman Mengajar, Mahasiswa Inaifas Diminta Aplikasikan Teori

Diberi Pengalaman Mengajar, Mahasiswa Inaifas Diminta Aplikasikan Teori

Bagikan sekarang

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan dasar profesi dan sebagai sarana agar memiliki pengalaman mengajar. Dalam kesempatan ini, mahasiswa Inaifas diminta mampu aplikasikan teori yang sudah didapatkan.

Hal itu disampaikan Dosen Pembimbing Lapangan Drs. H. Ahmad Saifuddin, M.Pd.I. pada saat penerjunan mahasiswa PPL-2 di MA Irsyadun Nasyi’in Kasiyan Timur, Kecamatan Puger pada Rabu (14/09/2022).

“Mahasiswa diharapkan dapat belajar bagaimana menjadi seorang pendidik yang baik serta dapat mengaplikasikan hasil-hasil teori yang telah di tempuh selama di bangku perkuliahan awal, sehingga dapat memberikan hasil yang baik untuk dapat diterapkan,” urainya.

Dirinya berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk aktif dan disiplin dalam menjalankan PPL-2 hingga selesai. Karena itu, ia berharap mahasiswa dapat belajar banyak serta memberikan tauladan, pulang tambah ilmu, intelektual dan akhlak yang baik.

Disebutkan, Praktik pengalaman lapangan (PPL-2) ini dimulai sejak 14 september hingga 9 november 2022 mendatang. Jumlah mahasiswa yang melaksanakan PPL-2 di MA Irsyadun Nasyi’in yaitu 5 mahasiswa yang terdiri dari dua program studi, diantaranya Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI).

Kepala MA Irsyadun Nasyi’in Mashudi, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kedatangan mahasiswa PPL-2 dan menerima dengan lapang dada serta siap mendampingi mahasiswa PPL-2 ini sampai akhir tugasnya nanti. Menurutnya, beberapa guru yang berada di MA Irsyadun nasyi’in merupakan lulusan dari Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas).

“Sehingga besar keyakinan bahwa visi dan misi kita sama, sehingga nantinya guru serta mahasiswa dapat dengan mudah saling berdiskusi dan saling berkontribusi dalam meningkatkan mutu serta perkembangan peserta didik,” katanya.

Ia menambahkan, mahasiswa PPL ini dapat menerapkan ATM (amati, tiru dan modifikasi) dalam melakukan proses mengembangkan pada peserta didik. Sehingga program apa saja yang nantinya kita peroleh selalu diterima dengan baik dan dapat ditransformasikan dengan baik pula serta dapat diterapkan.

Acara ini dimulai pada pukul 09.30 dan dihadiri langsung oleh kedua Dosen pembimbing Lapang (DPL) dari masing-masing program studi diantaranya Drs. H. Ahmad Saifuddin, M.Pd.I. dan Aminullah, M.Pd. Tampak hadir Kepala MA Irsyadun Nasyi’in Mashudi, S.Pd, M.Pd. I serta seluruh dewan guru dan karyawan.

Penerjunan Mahasiswa PPL Inaifas di Mts Al-Ma’arif Wringinagung Kecamatan Jombang

Penerjunan Mahasiswa PPL Inaifas di Mts Al-Ma’arif Wringinagung Kecamatan Jombang

Bagikan sekarang

Penerjunan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL2) Inaifas Kencong, Jember tahun akademik 2022/2023 dilaksanakan di beberapa sekolah tingkat SLTP-SLTA. Kegiatan digelar dalam rangka implementasi tri dharma perguruan tinggi yang akan berlangsung 14 september 2022 hingga 9 November 2022 mendatang.

Tema yang di usung pada PPL-2 ini adalah ‘Pengasahan Skill Pedagogis dan Administratif pada Era MBKM’. Pelaksanaan kegiatan penerjunan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan M. Bustanul Ulum, M.Pd dan 7 mahasiswa diantaranya Siti Hotijah (PAI), Musrifah (PAI), Latifatun Nafisah (PAI) Riska Novia (PAI), Delfi Masrurotul Alfiana (PAI), Moh. Izul Haq (PAI) dan Nasi’atul Hikmah (BKPI). Kegiatan dilaksanakan di Mts Al-Ma’arif Wringinagung Kecamatan Jombang, Jember pada Rabu (14/09/2022).

Dosen Pembimbing Lapangan M Bustanul Ulum M.Pd berpesan kepada mahasiswa untuk aktif dan disiplin dalam menjalankan tugas PPL 2  hingga waktu yang telah di tentukan.

“PPL ini adalah momen kalian untuk menerapkan teori yang sudah dipelajari di bangku perkuliahan,” ujar pria yang akrab disapa Pak Ibus ini.

Dekan Fakultas Tarbiyah ini menambahkan PPL-2 ini bertujuan melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pembelajaran.

“Yang selanjutnya dapat dipakai sebagai bekal untuk mengembangkan diri sebagai tenaga pendidik yang profesional yang memiliki nilai sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam profesinya,” imbuhnya.

Pelaksanaan penerjunan ini di sambut dengan baik oleh pihak lembaga, sebab kehadirian mahasiswa dapat membantu kegiatan pembelajaran kepada peserta didik. Hadir dalam kesempatan ini Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) M. Bustanul Ulum M.Pd dan dari pihak lembaga Guru MTs Al-Ma’arif Wringinagung di wakili oleh Muhammad Ainnurrofiq Hidayatullah, S.Pd.

***
Laporan PPL-2. DPL: M Bustanul Ulum, M.Pd.

Prodi PGMI Inaifas Terjunkan Mahasiswa PPL ke Madrasah di Kecamatan Jombang

Prodi PGMI Inaifas Terjunkan Mahasiswa PPL ke Madrasah di Kecamatan Jombang

Bagikan sekarang

Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong Jember melakukan program kegiatan yaitu PPL-2. PPL-2 adalah praktik pengalaman lapangan dalam pembelajaran menjadi guru MI.

Mereka ditempatkan di MI Al-Ma’arif 9 Keting Kecamatan Jombang. Dalam kegiatan penyerahan mahasiswa PPL-2 disambut hangat dan terbuka oleh Kepala sekolah MI, guru MI beserta staf karyawan. Penyerahan mahasiswa PPL-2 ini dipusatkan di Aula MI Al-Ma’arif 09 Keting pada Rabu (15/09/2022).

Adapun nama – nama mahasiswa PPL-2 tersebut diantaranya Anti Lestari, Devi Fitria Ainun Aini, Nafida Aulia, Siti Sarah, dan Vindi Utami Abda

Dosen Pembimbing Lapangan Khurin’in Ratnasari, M.Pd menjelaskan dalam PPL-2 ini mahasiswa diharapkan dapat menggali ilmu dan mampu menerapkan teori pembelajaran yang mereka pelajari.

“Serta berharap kerjasama tidak berhenti disini, tetapi tetap berkelanjutan agar selalu bekerja sama dalam memajukan kualitas pendidikan,” katanya.

Sementara Kepala MI Al-Ma’arif 09 Keting Hj. Musyarofah, M.Pd mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa PPL-2, dan merasa senang dengan kedatangan mahasiswa di sekolah yang ia pimpin.

“Saya juga berharap mahasiswa bisa membuat kreativitas dalam pembelajaran dengan menerapkan metode-metode dan media pembelajaran yang aktif dan inovatif,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan serah terima mahasiswa PPL-2 secara simbolis dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak. Di akhir acara dilanjutkan foto bersama antara mahasiswa PPL-2, DPL, Kepala Sekolah dan Dewan Guru serta Staf MI Al-Ma’arif 09 Keting Kecamatan Jombang.

Laporan PPL-2. DPL: Khurin’in Ratnasari, M.Pd

Pendidikan Dakwah dan Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Inaifas Jember

Pendidikan Dakwah dan Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Inaifas Jember

Bagikan sekarang

Sebagai bentuk i’tikad lembaga dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember sebagai perguruan tinggi Islam dalam hal ini optimis mewujudkan cita-cita bangsa ini melalui tahapan orientasi awal mahasiswa baru dalam bentuk Pendidikan Dakwah dan Pengenalan Kampus atau PDPK.

Hal itu disampaikan Rektor Inaifas Rijal Mumazziq Zionis, M.H.I pada saat pembukaan Pendidikan Dakwah dan Pengenalan Kampus tahun akademik 2022/2023 di Halaman kampus setempat, Jum’at (09/09/2022).

Menurutnya, Pendidikan Dakwah dan Pengenalan Kampus (PDPK) ini merupakan fase awal dalam mengenalkan budaya kampus serta menanamkan nilai-nilai dan ideologi bagi calon mahasiswa. Terlebih dalam rangka membangun jati diri dan iklim belajar positif di perguruan tinggi.

“Sehingga para mahasiswa pada tataran selanjutnya benar-benar memiliki pondasi yang kokoh sebagai penopang segala macam keilmuan yang akan diperoleh serta mampu mengendalikan segala dinamikanya,” ujar pria yang juga Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kencong ini.

Direktur Imtiyaz Surabaya ini menegaskan dalam pelaksanaan orientasi awal mahasiswa baru ini tidak ada praktik bullying, kekerasan atau hal-hal lain yang bersifat negatif.

“Kami memastikan tidak ada yang namanya perpeloncoan dari unsur panitia atau antara senior kepada junior. Semua harus dilaksanakan berdasarkan standar prosedur dan peraturan yang sudah ditetapkan,” tegas penulis buku ‘Surabaya: Kota Pahlawan Santri” ini.

Sekretaris Panitia, M Bustanul Ulum, M.Pd menjelaskan sejumlah 255 peserta yang mengikuti PDPK tahun akademik 2022/2023. Tercatat 150 diantaranya perempuan dan 105 laki-laki.

“Semoga PDPK tahun ini berjalan dengan sukses dan lancar. Tidak ada kendala dan sesuai yang diharapkan,”  harapnya.

Dekan Fakultas Tarbiyah Inaifas ini menegaskan agar mahasiswa baru mematuhi tata tertib yang sudah ditetapkan oleh panitia. Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh materi dan rangkaian acara selama PDPK berlangsung.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Semangat Baru untuk Masa Depan yang Baru’ ini akan berlangsung 09 hingga 11 September 2022. Disebutkan, panitia pelaksana kegiatan ini melibatkan unsur dosen, staf, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA) dan mahasiswa.

Turut memeriahkan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Inaifas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Inaifas Racana KH Jauhari Zawawi dan Nyai Zuhriyah serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Al-Hikam.

Mahasiswa Inaifas Ikuti Seleksi Beasiswa SKSS Baznas Jatim

Mahasiswa Inaifas Ikuti Seleksi Beasiswa SKSS Baznas Jatim

Bagikan sekarang

Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) adalah bantuan pendidikan serta pembinaan pengembangan diri bagi mahasiswa/i S1 yang berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Sejumlah 5 mahasiswa Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember telah mengikuti seleksi beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur, Selasa (06/09/2022) kemarin.

Sebelumnya, Inaifas telah membuka pendaftaran beasiswa SKSS ini dimulai tanggal 06 Juni 2022 hingga 20 Juni 2022 melalui surat edaran pengumuman.

Dekan Fakultas Tarbiyah Inaifas, M Bustanul Ulum mengatakan bahwa dari pihak kampus telah menyeleksi berkas yang telah diajukan oleh mahasiswa.

“Berdasarkan seleksi internal, kita dapati 5 mahasiswa sebagai calon penerima beasiswa SKSS ini,” ungkapnya.

Lima mahasiswa tersebut diantaranya Saidatus Sholihah, Siti Mar’atus Sholihah, Nadiatul Maula berasal dari prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain itu, Syariat Wahyu Nur Rohman prodi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam (BKPI) dan Riza Handariyatul Afkarina prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

Secara terpisah, Ketua Baznas Jatim KH Muhammad Roziqi mengatakan bahwa kegiatan seleksi ini diikuti 140 mahasiswa dan kuota yang tersedia hanya 80 orang.

“Beberapa waktu yang lalu, kita sudah mengadakan seleksi dan sudah terpenuhi 120 mahasiswa. Dengan kuota maksimal kita 200 mahasiswa, jadi kekurangan 80 mahasiswa kita penuhi di seleksi kali ini,” ujarnya Rabu (07/09/2022) dikutip BANGSAONLINE.com.

Roziqi ingin mereka serius dalam mengikuti perkuliahan karena telah dibiayai oleh Baznas Jatim. Pihaknya berharap setelah selesai kuliah nanti, mereka bisa mendharma baktikan untuk membantu Baznas Jatim ini dengan menjadi relawan.

“Syukur nanti bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, kita ikut senang. Dengan harapan, satu keluarga satu sarjana ini bisa mengangkat harkat dan martabat keluarganya yang selama ini tergolong duafa,” pungkasnya.

Diketahui, seleksi beasiswa SKSS diikuti mahasiswa yang berasal dari 32 perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur. Mereka berasal dari Surabaya, Sumenep, Jombang, Tulungagung, Madiun, Ngawi, Jember, Ponorogo, serta Probolinggo. 

Usai Jalani PkM-BR, Mahasiswa Inaifas Diharap Segera Tuntaskan Tugas Akhir

Usai Jalani PkM-BR, Mahasiswa Inaifas Diharap Segera Tuntaskan Tugas Akhir

Bagikan sekarang

Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember menggelar penarikan mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat Berbaris Riset (PkM-BR) di Kecamatan Jombang, Selasa (06/09/2022)

Penarikan mahasiswa PkM-BR di kecamatan Jombang terdiri dari Desa Jombang, Keting, Padomasan, Ngampelrejo dan Wringinagung.

Wakil Rektor I Inaifas Dr. Asnawan, M.S.I mengatakan selama kurang lebih 45 hari, mahasiswa telah melakukan pengabdian dengan memberikan berbagai program kepada masyarakat dengan bertumpu pada 4 indikator Sustainable Development Goals (SDGs).

“Sejumlah 35 mahasiswa yang mengikuti PkM-BR di Kecamatan Jombang saat ini telah resmi kembali ke kampus untuk kembali melanjutkan studi dan menyelesaikan tugas akhirnya,” ungkapnya.

Pria kelahiran Sumenep ini menuturkan arti strategis kegiatan PkM-BR atau KKN ini sebagai bagian integral dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

“PkM-BR adalah peluang untuk peningkatan kualitas diri dan kompetensi mahasiswa,” terangnya.

Masih dikatakan, PkM-BR sebagai kesempatan untuk menerapkan dan meningkatkan pola pikir penelitian: temukan masalah, rumuskan masalah, kumpulkan data, dan analisa data.

Disebutkan beberapa program di masing-masing desa mulai kegiatan penguatan UMKM bagi perempuan, penguatan SDM bagi Guru TPQ, implementasi beasiswa bagi anak yatim, dan pemberdayaan masyarakat melalui pengumpulan G-Koint.

“Untuk itu hal tersebut perlu ditingkatkan secara keberlanjutan,” imbuhnya.

Sementara Camat Jombang Nurhadi yang baru 2 hari menjabat berharap mahaiswa ketika kembali ke kampus untuk segera menyelesaikan skripsinya dan bersiap akan terjun kepada kehidupan yang nyata di masyarakat.

“Modal awal PkM-BR sebagai mini riset oleh mahasiswa agar digunakan sebagai modal awal dalam penyusnan skripsi sebagai tugas akhir dalam studi di perguruan tinggi,”

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri jajaran kecamatan, perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa.