Bagikan sekarang

Setelah alih status dari sekolah tinggi menjadi institut pada tahun 2018, kini Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyyah (INAIFAS) Kencong, Jember bersiap-siap transformasi menjadi universitas.

Kampus yang terletak di Kabupaten Jember bagian selatan ini telah diakui sebagai kampus terbaik di bidang pengelolaan Sumber Daya Manusia atau SDM pada gelaran Kopertais Award pada April 2021 lalu.

Hingga saat ini, Inaifas terus melakukan peningkatan, penguatan dan pengembangan dalam berbagai aspek. Salah satunya penguatan SDM Tenaga Kependidikan dan pejabat struktural.

Dalam kunjungannya ke Inaifas, Rabu (19/05) di Gedung Rektorat, Staf Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Kementerian Agama RI Alip Nuryanto menilai apabila secara SDM, syarat teknis dan administratif, Inaifas sudah layak menjadi universitas.

“Jika mengecek di data tenaga kependidikan, dosen, juga jumlah doktor, termasuk sarana prasarana dan jumlah Prodi, INAIFAS sudah sangat layak menjadi universitas,” tutur pria kelahiran Sragen ini.

Sementara Ketua Panitia Alih Status, Akhmad Zaeni mengungkapkan sebagai kampus yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional, Inaifas memiliki sumberdaya yang bisa diandalkan untuk menjadi universitas.

Dosen sekaligus Wakil Rektor II Inaifas ini melanjutkan, ada 4 prodi yang disiapkan. Diantaranya Tadris Matematika, Tadris Bahasa Indonesia, Tadris Bahasa Inggris, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Keempat prodi tersebut dianggap memiliki prospek di wilayah Jember dan Lumajang. Selebihnya, pria yang akrab disapa Pak Zen ini menilai apabila saat ini keempat prodi itu banyak dibutuhkan oleh para guru, calon mahasiswa dan masyarakat tentunya.

Jika keempat prodi ini berdiri, maka perizinan menjadi universitas akan lebih mudah. “Doakan saja. Ada dua pilihan nama kampus ini, Universitas Islam al-Falah Assunniyah, bisa juga Universitas KH. Jauhari Zawawi.” tandasnya.

Baca juga  Kunjungi lansia di TRESNA WERDHA JEMBER, HMPS BKPI INAIFAS Kencong Jember tingkatkan jiwa sosial mahasiswa.

Lebih lanjut, Rektor Inaifas, Rijal Mumazziq Zionis menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran bapak Alip Nuryanto dan ibu Arini Dina Yushofa telah berkunjung di kampus Inaifas.

Rijal mengatakan acara silaturahmi ini bisa menjadi audiensi bersama pejabat struktural dan tenaga kependidikan, agar proses menjadi universitas bisa semakin matang.

Pihaknya beserta seluruh panitia alih status juga berharap apabila di usia seperempat abad Inaifas pada tahun depan, SK alih status dari institut menjadi universitas bisa diterima.

“Hal itu menjadi kado terindah di perayaan harlah INAIFAS yang ke-25 tahun depan.” katanya dengan diamini seluruh undangan yang hadir.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00-12.00 WIB tersebut diikuti 25 pejabat struktural dan tenaga kependidikan INAIFAS.