Semarakkan Ramadhan, INAIFAS Gelar 8 Acara Sekaligus

Ramadhan bukanlah bulan yang menjadikan umat Islam hanya fokus pada ibadah saja, tetapi juga ajang umat Islam dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sebagai sebuah kampus islami, INAIFAS juga mendorong segenap sivitas akademikanya dalam penguatan nilai-nilai sosial keagamaan ini. Khususnya dalam peningkatan kualitas ibadah dan keilmuan.

Rijal Mumazziq Z., M.H.I.
Rektor INAIFAS Kencong Jember

Rektor INAFAS, Rijal Mumazziq Z., menjelaskan, berbagai acara yang digelar menjadi penyemarak Peringatan Nuzulul Qur’an. Acara dimulai sejak Rabu (28/4)

Diawali dengan acara WEBINAR internasional bekerjasam dengan Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU-SB) Brunei Darussalam dengan tema “Tips Menjadi Guru Ideal Menurut KH. M. Hasyim Asy’ari (Telaah Kitab Adabul Alim wal Muta’allim)”, pada Rabu malam.

Keesokan harinya, dilanjutkan acara pelantikan pejabat struktural INAIFAS dan diiringi acara khatmil Qur’an yang diikuti seluruh jajaran pimpinan, staf, karyawan dan dosen.

Setelah pelantikan, para dosen dan pejabat struktural mengikuti dialog kebangsaan. Acara yang merupakan kerjasama Kemenag RI dengan INAIFAS ini diisi langsung oleh Ruchman Basori, M.A.

Kiri Ruchman Basori, M.A (Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Direktorat Diktis Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI), kanan KH. Sadid Jauhari (Ketua YPIAA sekaligus Pengasuh Ponpes Assunniyyah Kencong)

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Direktorat Diktis Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI ini dalam pemaparannya menyampaikan strategi penguatan perguruan tinggi agar bisa menjadi kampus unggulan.

“INAIFAS ini punya potensi menjadi kampus unggulan. Asalkan bisa memenuhi tiga kriteria.” jelas pria kelahiran Purbalingga ini.

Menurutnya, titik tekannya ada pada kemauan yang kuat. “Kalau mau bersaing dengan kampus Islam Negeri, sulit. Mereka punya dana melimpah. Sedangkan kampus swasta terbatas. Solusinya, kembangkan personal branding. Misalnya, semua dosen dan mahasiswa diarahkan menjadi penulis buku. Jadi branding sebagai kampus penulis itu kuat. Jadi, bermutu tidak harus di kota besar.” jelas alumni UIN Walisongo Semarang ini.

Baca juga  Kerjasama dengan PC LTMNU Kencong, LP2M INAIFAS Gelar Pelatihan Via Daring

Ruchman menjelaskan, kampus Islam swasta bisa menjadi unggulan asalkan bisa memenuhi tiga kriteria. “Jadilah the best. Kalau tidak bisa, the first. Kalau tidak bisa, jadilah the different.” pungkasnya.

KH. Sadid Jauhari (Ketua YPIAA sekaligus Pengasuh Ponpes Assunniyyah Kencong)

Adapun KH. A. Sadid Jauhari, Ketua Yayasan Pendidikan Islam al-Falah Assunniyyah (YPIAA) memberikan mauidzoh hasanah menjelang berbuka puasa. Dalam ceramahnya, Kiai Sadid menjelaskan bahaya iri dan dengki dan pentingnya menjaga kekompakan dalam persahabatan. Khususnya di lingkungan kerja INAIFAS.

Rangkaian acara ini diakhiri dengan pembagian bingkisan lebaran bagi para dhuafa di lingkungan sekitar kampus, Jumat (30/04), yang dimotori oleh UPZIS INAIFAS dan disokong para aktivis DEMA.

Respond For " Semarakkan Ramadhan, INAIFAS Gelar 8 Acara Sekaligus "

seventeen + eight =